Menjijikan! Video Cuci Ompreng MBG di Air Keruh, Ini Akibatnya

Menjijikan! Video Cuci Ompreng MBG di Air Keruh, Ini Akibatnya

tangkapan Video ompreng MBG dicuci di air keruh--

BANDUNG BARAT, RADARPENA.CO.ID – Menjijikan opreng Makan Bergizi Gratis dicuci di air keruh. Video pencucian ompreng MBG ini pun viral di media sosial. 

Akibatnya, 0perasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Raya Tagog Munding, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, langsung dihentikan.

Keputusan ini diambil setelah viralnya sebuah video yang memperlihatkan cara pencucian wadah makan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan dengan cara yang sangat tidak higienis.

BACA JUGA:Kompak! Siswa SMKN 9 Tasikmalaya Masak Ulang Menu MBG Jadi Nasi Goreng

Dalam video yang beredar luas, terlihat sejumlah ompreng (wadah makan siswa) hanya dicelupkan sebentar ke dalam ember berisi air keruh.

Air itu dipakai berulang kali untuk mencuci banyak wadah sekaligus tanpa aliran air bersih. Setelah dicelupkan sebentar, wadah-wadah langsung ditumpuk kembali tanpa proses bilas layak.

Pemandangan ini memicu kehebohan publik karena dinilai berpotensi membahayakan kesehatan ribuan siswa penerima program MBG.

Penutupan Dapur SPPG

Kapolsek Cipatat, AKP Iwan Setiawan, membenarkan langkah penutupan tersebut.

BACA JUGA:Duh! Baru 1,95 Persen Dapur MBG yang Punya Sertifikat Higiene, Begini Pengakuan BGN

“Ya mas, betul ditutup. Kemarin dari Deputi Pengawasan BGN Brigjen Doni yang datang,” ujarnya, Kamis (1/10/2025).

Iwan menegaskan, penutupan dilakukan karena adanya pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) kebersihan, yang bisa menimbulkan risiko kesehatan serius.

Kepala SPPG Citatah, Taufik, juga mengonfirmasi bahwa dapur saat ini berhenti beroperasi.

“Kondisi saat ini dapur tidak operasi untuk sementara, kang,” katanya.

Ia menyebut seluruh karyawan untuk sementara diliburkan hingga ada izin baru. Namun, ia enggan berkomentar lebih jauh terkait video yang menjadi viral.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait