Tragis, Siswi SMKN 1 Cihampelas Bandung Barat Meninggal Dunia Usai Konsumsi MBG

Tragis, Siswi SMKN 1 Cihampelas Bandung Barat Meninggal Dunia Usai Konsumsi MBG

Ilustrasi: seorang siswi kejang-kejang usai santap MBG di Kecamatan Cipongkor, Bandung Barat.-Dok Jabar Ekspres/Suwitno-

Meskipun gejala yang dialami Bunga menyerupai keracunan, Edah menegaskan bahwa belum ada bukti pasti yang mengaitkan langsung kasus ini dengan MBG.

“Gejalanya memang mirip keracunan, tapi jeda waktunya cukup jauh—sekitar empat hingga lima hari. Ada kemungkinan pasien juga mengonsumsi makanan lain setelah itu,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Kesehatan kini masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti kematian Bunga.

Dugaan sementara belum mengarah secara spesifik pada MBG, meskipun kaitannya sedang ditelusuri.

“Kami tetap membuka kemungkinan semua faktor penyebab, baik makanan dari MBG maupun makanan lain yang dikonsumsi korban,” tambah Edah.

Sekolah: Bunga Tidak Masuk Daftar Korban Keracunan Massal

Salah satu guru di SMKN 1 Cihampelas, Dady, membenarkan bahwa Bunga menerima paket MBG saat hari kejadian.

Namun ia menekankan bahwa Bunga tidak pernah masuk dalam daftar siswa yang dirawat.

“Betul, almarhumah ikut mengonsumsi MBG. Tapi tidak ada keluhan sama sekali saat itu, sehingga ia tidak masuk dalam daftar siswa yang mendapat penanganan medis,” jelasnya.

Kematian Siswi SMK Jadi Alarm Evaluasi Program Makan Gratis

Kasus meninggalnya Bunga menjadi perhatian serius dan menimbulkan pertanyaan publik mengenai keamanan makanan dalam program MBG.

Diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pengadaan, distribusi, dan pengawasan kualitas makanan dalam program ini.

Pemerintah daerah bersama dinas terkait diharapkan segera merilis hasil investigasi agar kejelasan penyebab kematian Bunga tidak menjadi spekulasi liar di masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait