Terjadi Lagi Kasus Keracunan Makanan MBG, Kali Ini Ratusan Siswa di Bengkulu

Terjadi Lagi Kasus Keracunan Makanan MBG, Kali Ini Ratusan Siswa di Bengkulu

Ratusan siswa Bengkulu keracunan MBG --Gatot

BENGKULU, RADARPENA.CO.ID – Sebanyak 277 siswa di Bengkulu dilaporkan mengalami keracunan massal usai mengonsumsi makanan dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu langsung merespons cepat dengan mendirikan tenda darurat dan posko pelayanan kesehatan di sekolah-sekolah terdampak.

Tenda-tenda darurat yang dilengkapi fasilitas medis seperti velbed, alat kesehatan dasar, serta persediaan obat-obatan telah disiapkan di halaman sekolah.

Tim medis gabungan dari Puskesmas, Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, dan relawan kesehatan disiagakan untuk memberikan pelayanan selama jam sekolah berlangsung.

BACA JUGA:Terjadi Lagi! 251 Siswa di Banggai Sulawesi Tengah Keracunan Makanan Program Makan Bergizi Gratis

Menurut Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Salakan Banggai Kepulauan, Erick Alfa Handika Sangule, langkah ini menjadi bagian dari upaya antisipatif dan respons dini untuk menghindari insiden yang lebih parah.

“Kejadian ini menjadi pelajaran penting. Kami akan terus menjalin komunikasi lintas sektor dan menyosialisasikan penanganan awal bagi siswa yang mengalami gejala keracunan,” ujarnya, Jumat (19/9/2025).

Erick menambahkan, kehadiran tim medis di sekolah juga berfungsi sebagai dukungan psikologis bagi siswa dan orang tua.

“Kami paham bahwa pasca-insiden ini, ada kekhawatiran yang cukup besar. Dengan petugas medis yang siaga, kami berharap siswa dan orang tua merasa lebih aman,” tambahnya.

BACA JUGA:196 Siswa SD di Sragen Keracunan Makanan MBG, Begini Respons Kepala BGN

Sejumlah orang tua murid menyatakan apresiasi atas langkah cepat yang diambil oleh pemerintah. Mereka merasa lebih tenang dan terbantu dengan adanya posko medis yang siap memberikan pertolongan pertama jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Langkah seperti ini seharusnya memang dilakukan. Anak-anak masih trauma, dan kami sebagai orang tua jadi lebih tenang,” ungkap seorang wali murid SDN di Kota Bengkulu.

Penyebab Keracunan

Hingga kini, hasil uji laboratorium dari BPOM masih ditunggu untuk memastikan penyebab pasti keracunan. Dugaan sementara mengarah pada lauk ikan tuna yang disajikan dalam program MBG.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan evaluasi menyeluruh, Pemprov Bengkulu memutuskan untuk menghentikan sementara seluruh pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis di sekolah-sekolah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait