Masuk Kategori Rentan Zoonosis, Pemkab KBB Siaga Antisipasi Flu Burung hingga Rabies
--
Radarpena.co.id - Kabupaten Bandung Barat (KBB) hingga kini masih dibayangi ancaman penularan penyakit zoonosis, wabah yang menular dari hewan ke manusia.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dispernakan KBB, Acep Rohimat, mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penyebaran penyakit mematikan seperti rabies, flu burung, antraks, hingga leptospirosis.
"Secara umum bisa disebut bahwa secara geografis, Kabupaten Bandung Barat belum terbebas dari wabah zoonotik atau penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia, seperti rabies dan flu burung. Meski penyebarannya beberapa tahun ini tidak masif," kata Acep.
Acep menjelaskan, penularan penyakit zoonotik terjadi melalui kontak langsung dengan hewan terinfeksi. Virus rabies, misalnya, dapat berpindah ke manusia lewat gigitan anjing, kucing, monyet, hingga kelelawar.
Sementara itu, penularan flu burung dipicu oleh sentuhan langsung dengan unggas, seperti ayam atau bebek yang sakit atau mati mendadak.
Guna menekan risiko, warga diimbau menghindari kontak dengan unggas bergejala serta memastikan daging ayam dan telur dimasak hingga matang sempurna sebelum dikonsumsi.
"Tapi ini bisa dicegah, caranya hewan peliharaan harus divaksin rutin setiap tahun, dan itu kami sediakan di seluruh Puskesmas di Bandung Barat," katanya.
"Saat musim hujan, air kencing tikus yang bercampur dengan genangan air juga dapat menyebabkan penyakit leptospirosis yang bahaya. Untuk itu penting untuk selalu pakai alas kaki tertutup agar tidak kena," jelasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes KBB, Enung Masruroh, memperingatkan bahwa penyakit zoonotik bisa berdampak fatal jika terlambat ditangani.
Menurutnya, kecepatan dan ketepatan penanganan menjadi kunci utama dalam mencegah fatalitas dari wabah ini.
"Jadi memang membangun kesiapan pemerintah dan masyarakat sangat penting agar wabah Zoonotik dapat dicegah, ditangani, tidak sampai ada korban jiwa," ujar dia. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: