Tak Pernah Laporkan Individu Soal Ijazah Palsu, Jokowi: Soal Muncul Nama Itu Proses Penyidikan Polisi

Tak Pernah Laporkan Individu Soal Ijazah Palsu, Jokowi: Soal Muncul Nama Itu Proses Penyidikan Polisi

Jokowi dan Ibu Iriana hadir dalam Reuni ke-45 Spirit 80 Fakultas Kehutanan UGM.-- Intagram Jokowi

SOLO, RADARPENA.CO.ID – Polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali menjadi sorotan publik seiring berjalannya proses hukum di kepolisian.

Sorotan semakin tajam setelah nama-nama tokoh publik, termasuk mantan Ketua KPK Abraham Samad, turut disebut dalam proses penyidikan.

Presiden Jokowi sendiri menegaskan bahwa laporan yang ia buat bukan ditujukan kepada individu, melainkan peristiwa hukum terkait pencemaran nama baik dan fitnah.

“Saya tidak melaporkan nama,” ujar Jokowi saat ditemui di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Minggu (27/7/2025).

BACA JUGA:Siap-Siap Terima Sanksi! Daftar ASN Pemprov DKI Jakarta Penggemar Judol Sudah di Tangan Gubernur Pramono

Jokowi menjelaskan bahwa laporannya ke Polda Metro Jaya hanya mencakup dugaan pencemaran nama baik yang menyeret namanya usai mengakhiri masa jabatannya sebagai presiden.

Nama-nama yang kini muncul dalam proses penyidikan, kata dia, merupakan hasil pengembangan dari aparat penegak hukum.

“Yang saya laporkan adalah peristiwa. Tindak lanjut dari penyidikan Polri itu yang kemudian memunculkan nama-nama tersebut,” tegasnya.

Abraham Samad dan Nama-Nama Lain Disebut, Jokowi Tegaskan Tak Ada Tuduhan Pribadi

Salah satu nama yang belakangan ikut disinggung dalam proses pemeriksaan adalah Abraham Samad, mantan Ketua KPK. Namun Jokowi memastikan bahwa dalam laporannya, tidak ada nama tokoh tertentu yang disebutkan.

“Itu (nama-nama yang muncul) karena hasil penyelidikan dari Polri, bukan dari saya secara langsung,” kata Jokowi.

BACA JUGA:37 Napi Berbahaya Asal Jawa Timur Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Relawan Projo, Freddy Damanik, telah menyelesaikan pemeriksaan sebagai saksi di Polda Metro Jaya. Pemeriksaan dilakukan terkait laporan dugaan fitnah dan pencemaran nama baik yang dilayangkan oleh Jokowi.

Freddy mengaku mendapat lebih dari 40 pertanyaan dari penyidik, termasuk mengenai 12 nama tokoh publik yang diduga terkait dalam isu ijazah palsu tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait