4 Produsen Beras Ternama Diperiksa Bareskrim Polri, Diduga Langgar Mutu dan Takaran

4 Produsen Beras Ternama Diperiksa Bareskrim Polri, Diduga Langgar Mutu dan Takaran

4 Produsen Beras Ternama Diperiksa Bareskrim Polri, Diduga Langgar Mutu dan Takaran -Istimewa-

BACA JUGA:Resmi! Arsenal Rekrut Noni Madueke dari Chelsea dengan Harga Fantastis

"Pasti ada penyebabnya kan kenapa bisa stoknya banyak, melimpah yang sudah diumumkan dan dipublikasikan, sementara harga menanjak naik, jadi saya kira itu sebuah prestasi upaya-upaya untuk melakukan stabilisasi harga supaya tidak ada permainan-permainan terutama di rantai pasok atau pemasaran itu," lanjutnya.

Tindakan Usai Adanya Temuan Mafia Beras 

Pihaknya berharap adanya temuan itu bisa membuat para pedagang yang ada tidak berani melakukan hal tersebut.

"Kita berharap dengan temuan yang disampaikan oleh Menteri Pertanian dengan ada beberapa semacam pedagang-pedagang yang mungkin nakal bukan spekulasi menaikan harga diantisipasi," ucapnya.

Monitoring Satgas Pangan Polri

Pihaknya kemudian menyinggung soal Satgas Pangan Polri. Dimana, dirinya menilai seharusnya tim itu lebih sering memonitoring harga di pasar.

"Harusnya seperti itu, harusnya koordinasinya harus ditingkatkan karena satgasnya sudah terbentuk, satgas pangan," paparnya.

"Jadi satgas pangan ini harus melakukan setiap saat ya secara rutin melakukan pemantauan di pasar. Kalau ada hal-hal yang dianggap aneh, ini kan salah satu aneh ya karena stok kita banyak tapi harga justru tinggi, berarti kan ada anomali atau masalah disana, nah satgas pangan ini harusnya mencari informasi penyebabnya apa, apakah memang stok yang ada itu tidak dioperasikan, tidak dilakukan operasi pasar atau justru stoknya itu tertampung di beberapa pedagang atau di beberapa oknum-oknum yang memang nakal," tambahnya.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) mengungkapkan temuan mengejutkan terkait praktik curang dalam peredaran beras di pasar. 

Sebanyak 212 merek beras dari produsen kelas kakap diduga terlibat dalam pengoplosan dan pelanggaran mutu. 

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memastikan bahwa pemeriksaan terhadap 'mafia beras' ini akan dilakukan secara maraton oleh Satgas Pangan Bareskrim Polri.

Pemeriksaan Dimulai

Pemanggilan besar-besaran terhadap para produsen diduga nakal ini resmi dilayangkan pada Senin (30/6/2025), menyusul investigasi yang dilakukan Kementan. 

Amran menyatakan bahwa pemeriksaan akan dilakukan secara intensif untuk mengungkap kasus ini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait