Tragis! Pegawai Kejagung Dibacok di Depok Saat Pulang Kerja, Urat Tangan Terputus
Ilustrasi pembacokan--net
Sebagai bentuk perhatian dan dukungan moral, Jaksa Agung ST Burhanuddin telah mengunjungi korban. Menurut Harli, kunjungan tersebut bersifat pribadi dan menunjukkan empati yang mendalam.
"Sudah dikunjungi Pak JA, sebagai bentuk perhatian dari orang tua kepada anak," tutur Harli.
Meski belum diketahui motif pasti dari serangan tersebut, Kejaksaan Agung bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan menyeluruh.
BACA JUGA:Sudah Pasang Peringatan, Ayam Widuran Solo tetap Diperintahkan Tutup, Mengapa?
Pihak berwenang kini memburu pelaku yang diduga kuat telah merencanakan aksi keji ini.
Kasus ini menambah daftar kekerasan terhadap aparat atau pegawai lembaga negara yang memerlukan perlindungan hukum dan keamanan lebih lanjut, khususnya bagi pegawai yang menjalankan tugas sensitif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: