Sekolah Libur, Program MBG Tetap Jalan! Khusus untuk Ibu Hamil dan Balita
Libur Sekolah MBG tetap jalan--
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Libur sekolah telah tiba, namun misi mencetak generasi unggul tidak mengenal kata istirahat.
Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap menyala di penghujung tahun 2025, khusus demi menjaga kesehatan ibu dan buah hati.
Misi Mengawal "Golden Age": 1.000 Hari yang Tak Boleh Terputus
Mengapa program ini tidak ikut libur? Jawabannya sederhana: Tumbuh kembang anak tidak bisa ditunda. Fokus utama saat ini adalah kelompok B3 (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita).
Mereka adalah garda terdepan dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)—sebuah fase emas yang akan menentukan masa depan kesehatan dan kecerdasan anak.
"Intervensi gizi untuk ibu hamil, menyusui, dan balita tidak boleh berhenti sedetik pun. Mereka tidak terikat kalender sekolah," tegas Kepala BGN, Dadan Hindayana.
Jadwal Distribusi Akhir Tahun & Awal 2026
Agar tidak ada gizi yang terlewat, catat jadwal operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berikut ini:
- 26 - 31 Desember 2025: Layanan tetap berjalan khusus untuk kelompok prioritas (B3).
- 2 - 7 Januari 2026: Masa persiapan total (sterilisasi dapur, penguatan sistem distribusi, dan pengecekan standar keamanan pangan).
- 8 Januari 2026: Program MBG kembali tancap gas secara serentak untuk seluruh sasaran, termasuk anak sekolah.
BACA JUGA:Harga Xiaomi 17 Ultra: HP dengan Kamera Periskop 200MP, Baterai Jumbo, hingga Edisi Leica Eksklusif
Bagaimana dengan Anak Sekolah?
Bagi para siswa yang sedang menikmati liburan, BGN menerapkan aturan yang lebih fleksibel. Jika anak sedang berada di rumah atau sedang berlibur bersama keluarga, pengambilan jatah makan bersifat opsional. Namun, bagi keluarga yang masih membutuhkan, layanan distribusi tetap diupayakan tersedia sesuai kondisi lapangan.
Komitmen Tanpa Cuti
Kebijakan ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah tidak main-main dalam memerangi stunting dan gizi buruk. Meski lonceng sekolah berhenti berbunyi untuk sementara, dapur-dapur gizi di seluruh Indonesia tetap mengepul demi memastikan tidak ada ibu hamil atau balita yang kekurangan asupan nutrisi berkualitas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: