7 Makanan yang Bantu Naikkan Trombosit Untuk Penderita DBD, Cepat Pulihkan Tubuh!
Ilustrasi pasien DBD-Unsplash/ Stephen Andrew-
Wortel bisa dimakan mentah sebagai camilan sehat, dikukus, atau dibuat jus yang segar dan lezat untuk dikonsumsi sehari-hari selama masa pemulihan.
4. Pepaya
Pepaya adalah buah lain yang sering direkomendasikan bagi penderita DBD. Kandungan vitamin C dalam pepaya membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
Sementara enzim papain di dalamnya dipercaya dapat mempercepat pemulihan jaringan tubuh yang rusak akibat virus DBD. Pepaya juga mengandung vitamin A dan folat yang mendukung proses pembentukan sel darah.
Banyak pasien DBD yang merasakan manfaat positif setelah rutin mengonsumsi jus pepaya atau potongan pepaya segar, karena selain menambah trombosit, pepaya juga membantu mengurangi kelelahan dan memperbaiki nafsu makan.
5. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan seperti almond, kacang mete, dan kacang tanah mengandung protein berkualitas tinggi, vitamin E, dan asam folat yang sangat penting untuk pembentukan trombosit dan menjaga kesehatan pembuluh darah.
Vitamin E yang terkandung membantu menangkal stres oksidatif dan memperkuat sistem imun tubuh, sementara protein adalah bahan dasar pembentukan sel baru.
Makan kacang sebagai camilan sehat tidak hanya mengenyangkan tapi juga mendukung proses penyembuhan tubuh selama masa DBD.
BACA JUGA:Sejarah Penyakit DBD di Indonesia dan Dunia, Waspada Bahaya Kematian Mengintai
BACA JUGA:Pancaroba, Masyarakat Diimbau Waspada DBD dengan Berantas Nyamuk PSN di Rumah dan Sekolah
6. Telur
Telur merupakan salah satu sumber protein terbaik yang mudah dicerna dan mengandung berbagai vitamin serta mineral penting, seperti vitamin B12, zat besi, dan asam folat.
Nutrisi-nutrisi ini sangat diperlukan untuk memperbaiki sel-sel tubuh dan memproduksi trombosit baru. Selain itu, kandungan kolin dalam telur membantu menjaga fungsi hati yang sehat, organ vital dalam mendukung proses regenerasi sel darah.
Mengonsumsi telur rebus atau telur orak-arik bisa menjadi pilihan praktis dan bergizi selama masa pemulihan dari DBD.
7. Air Kelapa
Air kelapa sudah dikenal sebagai minuman isotonik alami yang kaya akan elektrolit, seperti kalium dan magnesium. Elektrolit sangat penting untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, terutama saat tubuh sedang melawan infeksi DBD yang sering menyebabkan demam tinggi dan dehidrasi.
Selain menjaga hidrasi, air kelapa juga membantu memperlancar sirkulasi darah dan menjaga stamina tetap prima. Minuman ini juga ringan di perut dan bisa dikonsumsi kapan saja sebagai pelengkap diet sehat selama masa pemulihan.
BACA JUGA:Kenali Gejala DBD serta Pertolongan Pertamanya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: