Apakah Telur Paskah Boleh Dimakan? Cari Tahu Jawabannya di Sini!

Apakah Telur Paskah Boleh Dimakan? Cari Tahu Jawabannya di Sini!

Ilustrasi telur paskah-Unsplash/ Bianca Ackermann-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Setiap kali Paskah tiba, suasana langsung terasa meriah. Ada hiasan warna-warni, anak-anak berlomba mencari telur di halaman, dan meja makan dipenuhi aneka kudapan khas Paskah.

Tapi di antara semua tradisi itu, satu hal yang paling mencuri perhatian adalah ya, telur Paskah.

Telur-telur ini sering terlihat begitu cantik. Ada yang dicat dengan pola bunga, garis-garis, bahkan karakter lucu. Namun terkadang, tak sedikit tibul pertanyaan bagi sebagian orang, apakah telur Paskah boleh dimakan atau tidak?

Untuk mengetahui jawabannya, langsung saja simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Cerita di Balik Telur Paskah

Dalam tradisi Kristen, telur melambangkan kehidupan baru sesuai dengan makna Paskah itu sendiri, yaitu merayakan kebangkitan Kristus.

BACA JUGA:Rekomendasi Film Keluarga Rayakan Paskah, Ciptakan Kehangatan Penuh Makna

BACA JUGA:Mengungkap Simbolik dan Arti dalam Misa Malam Paskah, Dari Kegelapan Menuju Terang

Dari sanalah muncul kebiasaan memberikan telur sebagai simbol harapan dan kelahiran kembali. Seiring waktu, tradisi ini berkembang.

Telur yang dulunya hanya direbus dan dihias dengan warna alami, kini hadir dalam berbagai bentuk dari telur cokelat yang bisa langsung disantap, hingga telur plastik berisi permen untuk permainan egg hunt.

Telur Paskah Boleh Dimakan, Asal...

Kalau yang kamu temui adalah telur rebus yang dihias, maka bisa saja dimakan selama proses pewarnaannya menggunakan bahan yang aman (seperti pewarna makanan), dan telurnya tidak dibiarkan terlalu lama di luar kulkas.

Biasanya, telur yang sudah direbus hanya aman dikonsumsi dalam waktu 2 jam jika dibiarkan di suhu ruang, atau sampai seminggu jika disimpan di lemari es.

BACA JUGA:Kenapa Paskah Ortodoks dan Paskah Kristen Beda Tanggal?

BACA JUGA:Mengenal Makna Simbol-Simbol Paskah: Dari Telur hingga Daun Palem

Sebaliknya, jika telur dihias menggunakan cat biasa, spidol permanen, atau bahan non-makanan, lebih baik jangan dikonsumsi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait