Waspada! Kasus COVID-19, Influenza, dan ISPA Melonjak Tajam
Ilustrasi covid 19--
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengonfirmasi lonjakan kasus penyakit pernapasan seperti Influenza Like Illness (ILI), Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dan COVID-19 di berbagai wilayah Indonesia.
Peningkatan ini diduga kuat dipicu oleh musim pancaroba yang menyebabkan perubahan cuaca ekstrem dan kelembapan udara tinggi.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, mengatakan tren kasus penyakit pernapasan seperti influenza memang rutin meningkat setiap tahun, namun kali ini lonjakannya cukup signifikan karena kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Dalam beberapa minggu terakhir, kami mencatat adanya peningkatan kasus penyakit influenza/sejenisnya (ILI, ISPA, COVID) berdasarkan laporan fasilitas layanan kesehatan melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR),” ujar Aji, Kamis (16/10/2025).
BACA JUGA:Timnas Indonesia U-17 Siap Tempur di Piala Dunia U-17 2025 Qatar, Nova Arianto Targetkan Lolos Grup
Selain faktor cuaca, tingginya mobilitas masyarakat turut mempercepat penularan virus melalui droplet (percikan air liur), terutama di tempat ramai dan ruang tertutup.
Data Kemenkes menunjukkan bahwa kasus penyakit serupa influenza (ILI) dengan gejala batuk dan pilek akibat ISPA mengalami peningkatan signifikan.
Jenis virus yang paling dominan saat ini adalah Influenza A (H3), yang dikenal cepat menular dan mudah menyebar di lingkungan padat penduduk.
Kemenkes terus melakukan pemantauan intensif melalui SKDR untuk mendeteksi penyebaran dan memastikan langkah antisipatif di fasilitas kesehatan daerah.
Meski lonjakan kasus saat ini didominasi influenza dan ISPA, Kemenkes tetap menekankan kewaspadaan terhadap COVID-19, mengingat gejala antara keduanya sering kali mirip.
BACA JUGA:Pesona Pasar Tengah Pontianak: Destinasi Wisata Sejarah, Budaya, dan Ekonomi Rakyat Bertemu
Kemenkes juga mengimbau masyarakat untuk memperkuat perlindungan diri melalui langkah-langkah pencegahan berikut:
- Menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat.
- Menerapkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), termasuk mencuci tangan secara rutin.
- Menggunakan masker saat sakit atau berada di tempat ramai.
- Melengkapi vaksinasi influenza dan COVID-19, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.
- Segera periksa ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala ILI yang tidak kunjung membaik.
Kemenkes memastikan seluruh laporan kasus dipantau secara ketat melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) untuk mencegah terjadinya lonjakan besar.
Langkah ini menjadi dasar dalam mengambil tindakan cepat, baik dari segi pengendalian maupun kesiapan fasilitas kesehatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: