Cuaca Tidak Menentu, Ini Tips Mencegah Batuk Pilek dari Kemenkes

Cuaca Tidak Menentu, Ini Tips Mencegah Batuk Pilek dari Kemenkes

Kemenkes bagikan tips ampuh cegah batuk pilek saat cuaca ekstrem.--

radarpena.co.id – Belakangan ini cuaca sedang sulit ditebak, ya? Kadang panas terik, lalu tiba-tiba hujan deras. Kondisi ini seringkali membuat imunitas kita drop dan memicu gangguan kesehatan seperti flu dan radang tenggorokan.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi penyakit penyerta yang muncul akibat perubahan iklim yang drastis ini. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menekankan pentingnya menjaga benteng pertahanan tubuh kita.

"Cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini, membuat kita perlu memperhatikan kesehatan tubuh, untuk meminimalisir adanya potensi paparan penyakit penyerta yang dipengaruhi cuaca yang akan menyerang tubuh," tutur Aji di Jakarta, Jumat, 17 April 2026.

Perkuat Imunitas dengan Nutrisi yang Tepat

Langkah paling sederhana yang bisa kamu lakukan adalah memperhatikan apa yang kamu makan. Kemenkes sangat menyarankan konsumsi makanan yang bersih, sehat, dan bergizi. Pilihlah hidangan yang mampu menghangatkan tubuh dan mudah dicerna oleh lambung.

Beberapa asupan yang sangat direkomendasikan antara lain:

  • Sup hangat (seperti sup ayam yang kaya nutrisi).

  • Madu alami untuk melegakan tenggorokan.

  • Minuman hangat dan air putih hangat.

  • Buah-buahan yang kaya akan Vitamin C.

Aji juga mengingatkan pentingnya menghidrasi tubuh dengan baik. "Pastikan asupan cairan cukup untuk mencegah dehidrasi, membuat lapisan lendir di tenggorokan lebih encer dan pernapasan lebih lancar," tambahnya.

Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Selain nutrisi, gaya hidup harianmu juga sangat berpengaruh. Cobalah untuk rutin berolahraga dan mengonsumsi vitamin tambahan agar daya tahan tubuh tetap prima. Ada beberapa kebiasaan kecil namun berdampak besar yang perlu kamu perhatikan:

  1. Jangan sentuh wajah: Hindari menyentuh area hidung, mata, dan mulut dengan tangan kotor.

  2. Jauhi air kotor: Sebisa mungkin hindari kubangan air hujan karena bisa memicu infeksi jamur, kolera, hingga influenza.

  3. Kebersihan Lingkungan: Rajinlah menguras selokan dan membersihkan rumah agar tidak menjadi sarang nyamuk.

  4. Cuci Tangan: Gunakan sabun atau handsanitizer secara berkala untuk membasmi virus dan bakteri.

Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar

Jika kamu harus bekerja atau bepergian ke luar ruangan, jangan lupa memakai masker. Ini adalah proteksi utama agar polutan dan virus tidak langsung masuk ke saluran pernapasan.

"Gunakan masker yang pas di wajah dan dapat menyaring partikel polutan dalam udara, seperti masker KF 94 atau KN 95," ucap Aji sebagai bentuk proteksi maksimal.

Waspadai Penyakit Penyerta Lainnya

Bukan hanya batuk dan pilek, Kemenkes juga mengimbau kita semua untuk tetap waspada terhadap penyakit lain yang sering mengintai saat musim pancaroba atau banjir. Beberapa penyakit tersebut meliputi Demam Berdarah (DBD), malaria, diare, hingga leptospirosis.

Sebagai informasi, leptospirosis adalah penyakit yang ditularkan melalui urine atau darah hewan seperti tikus, anjing, dan sapi yang terbawa oleh genangan air atau banjir. Dengan menjaga kebersihan dan mengikuti tips di atas, kamu bisa menjalani aktivitas dengan lebih tenang meskipun cuaca sedang tidak menentu.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: antara

Berita Terkait