6 Strategi Kemenkes Tekan Angka Kematian Kanker Payudara
Ketua Tim Kerja Kanker Kementerian Kesehatan RI, Endang Lukitosari-Istimewa-
3. Peningkatan Akses Layanan Diagnosis dan Pengobatan
BACA JUGA:Viral Video Guru Diduga Tendang Murid di MTs Tanggamus
Untuk mengatasi kesenjangan geografis, Kemenkes akan memperkuat fasilitas kesehatan di daerah. Langkah ini mencakup:
• Penyediaan alat diagnosis seperti mamografi dan USG di rumah sakit regional.
• Penerapan jejaring rujukan onkologi yang terstruktur, memastikan pasien dari Puskesmas dapat dirujuk cepat ke rumah sakit dengan layanan onkologi yang lengkap.
4. Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)
Ketersediaan dokter spesialis onkologi, ahli patologi, hingga perawat terlatih masih terbatas.
Kemenkes berkomitmen meningkatkan kuantitas dan kualitas SDM melalui pelatihan intensif. Fokus pelatihan mencakup teknik skrining, biopsi, dan terapi target terbaru, khususnya bagi tenaga kesehatan di layanan primer dan sekunder.
5. Pemanfaatan Teknologi dan Digitalisasi
Sistem informasi kesehatan akan digunakan untuk memantau data insiden, prevalensi, dan angka kematian kanker payudara secara real-time.
Digitalisasi juga akan dimanfaatkan untuk edukasi daring, telekonsultasi, serta pencatatan rekam medis elektronik guna memastikan kesinambungan dan kualitas perawatan pasien di berbagai tingkat layanan.
6 Jaminan Pembiayaan dan Kemitraan
Kemenkes memastikan bahwa seluruh rangkaian penanganan kanker payudara, dari skrining hingga terapi (seperti kemoterapi, radioterapi, dan terapi hormon), tercakup dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: