Viral! Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sorong Ada Belatungnya, Ini Penjelasan BGN

Viral! Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sorong Ada Belatungnya, Ini Penjelasan BGN

Ada belatung di menu MBG Sorong--ist

SORONG, RADARPENA.CO.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan investigasi mendalam terkait temuan belatung pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Klamasen, Sorong, Papua Barat Daya, pada Jumat (8/8/2025).

 

Kepala SPPG Klamasen, Rizky Irana, menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak yang terdampak.

Ia menegaskan, pihaknya bersama BGN berkomitmen mengambil langkah tegas dan memperketat pengawasan.

BACA JUGA:4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Prada Lucky, 16 Lainnya Masih Diperiksa

 

“Kami telah mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) mulai dari persiapan bahan baku, proses pemasakan, penyajian sesuai porsi, hingga distribusi makanan. Namun, insiden ini tetap terjadi, dan kami akan melakukan evaluasi menyeluruh,” ujar Rizky di Jakarta, Senin (11/8/2025).

 

Penarikan Menu MBG

Begitu menerima laporan, pihak SPPG Klamasen langsung menarik kembali seluruh menu MBG yang didistribusikan hari itu.

Koordinasi dilakukan dengan BGN, yayasan, sekolah penerima manfaat, Kodim TNI, serta Dinas Kesehatan setempat.

 

“Kami bersama yayasan telah memeriksa sampel makanan dan memastikan hasilnya layak konsumsi. Ke depan, kami tetap akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan dan pihak terkait,” jelas Rizky.

BACA JUGA:Heboh! Puluhan Siswa SMP di Kupang Diduga Keracunan MBG, Menjerit Kesakitan di RS

 

Sebagai tindak lanjut, operasional Program MBG di SPPG Klamasen dihentikan sementara. Perbaikan SOP akan dilakukan berdasarkan rekomendasi Dinas Kesehatan, termasuk uji organoleptik (rasa, warna, bau, dan sentuhan) pada setiap pengantaran menu.

 

BGN menegaskan komitmennya untuk mengatasi masalah tersebut. Evaluasi internal telah dilaksanakan bersama seluruh staf dapur guna mengidentifikasi potensi kelalaian pada tahap penyiapan, pengolahan, hingga pengemasan makanan.

 

“Insiden ini menjadi pelajaran penting bagi kami. Keamanan dan kualitas makanan adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar,” tegas pernyataan resmi BGN.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait