Prediksi Profesor Jiang Soal Perang AS-Iran
--
la menghitung langkah-langkah strategis antarnegara sebagai sebuah permainan logika, yang kemudian ia tuangkan melalui analisis data statistik dan perilaku massa dalam skala besar.
Atas semua prediksinya ini, memang tidak semua orang lantas percaya kepada "ramalannya" tersebut.
Kelompok analis Barat, misalnya, menganggap argumennya Jiang terlalu menyederhanakan kekuatan militer AS yang begitu masif dan terlalu berpihak pada efektivitas proksi Iran.
Sebagian kritikus, seperti dari The Free Press, bahkan menyebut Jiang sering memasukkan unsur teori konspirasi global dalam penjelasannya mengenai sejarah rahasia dan tatanan dunia baru.
Jiang Xueqin, lahir di Guangdong, China pada tahun 1976, namun ia berkebangsaan Kanada, karena sejak kecil ia dibawa keluarganya bermigrasi ke Toronto.
Tahun 1999, Jiang lulus dengan gelar sarjana di bidang Sastra Inggris.dari universitas bergengsi di AS, Yale University.
la kemudian menghabiskan banyak waktunya sebagai pendidik di China, dan menjabat posisi senior seperti Wakil Kepala Sekolah di Shenzhen Middle School dan Direktur Divisi Internasional di Peking University High School.
Jiang pernah menjadi editor pendidikan untuk The New York Times edisi bahasa Mandarin dan menulis untuk media global seperti The Wall Street Journal serta The Chronicle of Higher Education.
Sejak tahun 2022 hingga sekarang (2026), Prof. Jiang Xueqin tercatat mengajar di Moonshot Academy.
Sekolah ini merupakan institusi pendidikan inovatif di Beijing yang berfokus pada kurikulum masa depan.
Di sana, ia mengajar mata pelajaran Sejarah dan Filsafat, yang menjadi fondasi utama bagi metode Predictive History miliknya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: