Prediksi Profesor Jiang Soal Perang AS-Iran

Prediksi Profesor Jiang Soal Perang AS-Iran

--

Poin kedua, Prof. Jiang menyoroti soal militer AS yang “salah desain”.

Ia mengatakan bahwa militer AS sejatinya didesain untuk “Perang Dingin” yang melibatkan teknologi mahal, canggih, dan kompleks.

Sementara Iran menggunakan drone murah, seperti keluarga Shahed, dan rudal balistik yang diproduksi massal.

Secara hitungan matematis, AS harus menghabiskan rudal pertahanan seharga jutaan dolar untuk menjatuhkan drone seharga ribuan dolar.

Prof. Jiang menyebut hal itu sebagai "kebangkrutan logistik" karena AS akan kehabisan stok amunisi jauh lebih cepat daripada Iran.

 

Lalu yang juga harus dipahami, Prof. Jiang menyoroti "kekonyoloan besar" jika AS memutuskan untuk mengirim pasukan darat ke pegunungan Iran.

Medan geografis Iran yang ekstrem dan jalur suplai yang sangat panjang, jelas dia, akan membuat tentara AS terjebak dalam perang gerilya yang tidak bisa mereka menangkan, mirip dengan pengalaman di Afghanistan tetapi dalam skala yang jauh lebih mematikan.

Jiang menyoroti faktor geografi sebagai benteng sekaligus senjata Iran yang sutlit ditaklukkan pasukan AS.

 

Jika AS melakukan invasi darat, tandasnya, mereka akan masuk ke "kotak pembantaian".

Jika AS hanya melakukan serangan udara, mereka tidak bisa menghentikan peluncuran rudal dari dalam bunker-bunker di bawah gunung. 

Hasilnya: AS terjebak dalam perang tanpa akhir dan tanpa ada "pintu keluar" yang jelas (No Exit Strategy).

 

Walaupun sering disebut sebagai "Nostradamus dari China" karena prediksi-prediksinya yang dianggap sangat akurat mengenai peta politik dunia tahun 2025-2026, sejatinya Jiang menggunakan analisis pola berulang dalam sejarah peradaban, terutama membandingkan AS dengan Athena kuno.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait