Heboh: Tentara AS Disuguhi Lobster dan Daging Mewah, Pertanda!
Tentara AS dijamu dengan Steak dan Lobster bisa jadi pertanda persiapan Perang Besar--
<em><strong>Radarpena.disway.id, Jakartastrong>em> - Masyarakat Amerika Serikat tengah dihebohkan dengan laporan bahwa tentara mereka secara rutin disuguhi menu mewah seperti lobster dan steak sapi premium selama masa penugasan, termasuk saat berada di daerah konflik. Fakta ini memicu perdebatan sengit di media sosial dan kalangan politisi, terutama terkait penggunaan anggaran militer yang mencapai miliaran dolar.
Makan Malam ala Restoran Bintang Lima
Isu ini mencuat setelah laporan audit internal dan testimoni para veteran menyebutkan bahwa di beberapa pangkalan dan kapal perang, menu “surf and turf”—yakni perpaduan lobster dan daging sapi—dihidangkan secara rutin dalam perayaan atau bahkan malam mingguan.
“Ketika saya bertugas di Irak, setiap Jumat malam kami makan lobster dan steak. Itu sudah jadi tradisi,” ungkap seorang mantan marinir di forum Reddit.
BACA JUGA:Viral, Tiktoker Alexandru Bikin Heboh dengan Opening Anime Perang Dunia Ketiga
Anggaran Triliunan, Menu Tak Biasa
Laporan yang diterbitkan oleh lembaga pengawas keuangan federal mencatat bahwa Departemen Pertahanan AS menghabiskan lebih dari USD 4 juta (sekitar Rp 65 miliar) hanya untuk pembelian lobster dan kepiting dalam satu tahun fiskal. Hal ini memicu kritik keras dari beberapa senator dan kelompok pemantau anggaran yang menyebutnya sebagai bentuk pemborosan.
“Apakah tentara kita sedang bertugas atau sedang menikmati liburan di kapal pesiar?” sindir Senator Rand Paul dalam wawancara dengan media nasional.
BACA JUGA:Jawab Donald Trump, Iran: Tak Ada Kesepakatan Gencetan Senjata Perang Iran-Israel
Antara Kritik dan Pembelaan
Meski menu tersebut terdengar mewah, banyak pihak dari militer membela kebijakan ini. Mereka menilai bahwa penyajian makanan berkualitas adalah bagian dari upaya menjaga moral dan semangat prajurit, terutama bagi mereka yang bertugas jauh dari keluarga di medan berbahaya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: