Hotman Paris Sindir Nadiem Makarim Terkait Kasus Korupsi Chromebook: Jangan Pelit Bayar Pengacara!

Hotman Paris Sindir Nadiem Makarim Terkait Kasus Korupsi Chromebook: Jangan Pelit Bayar Pengacara!

Hotman Paris Sindir Nadiem Makarim Terkait Kasus Korupsi Chromebook: Jangan Pelit Bayar Pengacara!--

radarpena.co.id -  Pengacara Hotman Paris Hutapea menyindir Nadiem Anwar Makarim terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM)

Hotman pernah menjadi pengacara Nadiem Makariem sebelum akhirnya mengundurkan diri saat proses kasus tengah berjalan. Bahkan pengacara kondang melontarkan sindirannya kepada mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

"Kedua yang mungkin akan menyesal, makanya lain kali jangan pelit-pelit sama pengacara, pengacara mahal, pengacara berbobot itu mahal ya," ujar Hotman dikutip dari akun Instagramnya @hotmanparisofficial pada Selasa 19 Mei 2026.

Saat menangani kasus Nadiem Makariem, Hotman sudah menyiapkan dua audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyimpulkan harga wajar dan tidak ada kerugian negara dalam pengadaan laptop Chromebook dan CDM tahun anggaran 2020-2022.

BACA JUGA:Detik-Detik Wisatawan Wanita Tewas Terjebak di Antara Perkelahian Gajah di Kodagu

BACA JUGA:Salah Paham! Pagi Sore PIK Minta Maaf Usai Tuduh Turis Malaysia Tak Bayar Makan

"Dua audit itu saya temukan bahkan saya kirim surat BPK dan mereka mengakui benar itu produk mereka," ucap Hotman.

"Tapi kenapa setelah persidangan ada lagi audit BPK yang baru, yang harganya justru katanya Chromebook itu naik dan harganya tidak wajar. Angka kan mana mungkin beda? Angka zaman dulu, angka sekarang angka waktu audit tahun 2020, 2021, 2022, saya lupa sama audit sekarang kan sama, sama-sama Chromebook. Kenapa dua audit BPK yang dulu dan sekarang atas Chromebook ini atas proyek yang sama tadi berbeda?" sambungnya.

Hotman juga mengkritik tim media Nadiem yang menggunakan video dirinya saat masih menjadi pengacaranya. Video tersebut berisikan Hotman yang ingin minta tanggapan dari Presiden RI Prabowo Subianto mengenai kasus yang menjerat Nadiem. 

"Tim media Nadiem Makarim, kenapa video-video saya waktu saya masih kuasa hukumnya Nadiem sekitar 5-6 bulan lalu dipakai untuk sekarang ini menarik simpati publik? Yaitu video saya waktu itu yang mau menghadap bertemu dengan Bapak Presiden menerangkan kasusnya dan tim media Nadiem sekarang ini memakai istilah Hotman menantang Prabowo," tutur Hotman.

Dia meluruskan tak ada maksud untuk menantang Prabowo. Hotman bilang dirinya hanya ingin menjelaskan perihal pengadaan Chromebook dan CDM yang dituduhkan jaksa kepada Nadiem.

"Itu tidak benar. Saya tidak pernah menantang Prabowo. Saya waktu itu minta ketemu sama beliau sebagai sahabat saya, klien saya, dia sangat percaya sama opini hukum saya, makanya saya berusaha untuk ketemu tapi itu dulu waktu saya masih sebagai kuasa hukum Nadiem. Karena saya tahu Prabowo itu sangat pintar otaknya sangat cerdas tapi kenapa karena sesudah saya tidak kuasa hukum itu malah dipergunakan. Tim media jangan pakai video itu lagi dong aku kan bukan kuasa hukum Nadiem," pungkasnya.

BACA JUGA:Viral! Film Dokumenter Pesta Babi yang Bongkar Sisi Gelap PSN di Papua, Begini Cara Nontonnya

BACA JUGA:Bikin Haru! Siswa MI di Sidoarjo Tulis Surat Terima Kasih ke Presiden Prabowo karena Makan Bergizi Gratis

Hukuman Nadiem Makariem

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait