Sapi Simmental 1,25 Ton Milik Warga Bandung Sukses Pikat Presiden Prabowo

Sapi Simmental 1,25 Ton Milik Warga Bandung Sukses Pikat Presiden Prabowo

Sapi Simmental jumbo 1,25 ton milik peternak Bandung lolos seleksi ketat dan terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo untuk Idul Adha 1447 H. Foto: ANTARA/ Rubby Jovan. --

Radarpena.co.id - Kota Bandung kembali mencuri perhatian jelang Idul Adha 1447 Hijriah. Presiden Prabowo Subianto memilih sapi milik peternak asal Bandung untuk menjadi hewan kurban presiden setelah lolos seleksi super ketat.

Sapi milik Vandry Dwitama itu sukses menyisihkan berbagai kandidat lain lewat rangkaian pemeriksaan berlapis. Mulai dari pengecekan fisik, bobot badan, kesehatan, hingga tes laboratorium, semuanya menunjukkan hasil memuaskan.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kota Bandung, Wilsandi, mengatakan proses seleksi berlangsung sangat detail sebelum tim Kepresidenan menetapkan pilihan akhir.

“Akhirnya, selama proses seleksi sapi, mulai dari pemeriksaan bobot badan sampai ke pengecekan lab dan terpilih sapi milik peternak warga Kota Bandung,” ujar Wilsandi di Bandung, Selasa.

Sapi pilihan Presiden Prabowo tersebut berjenis Simmental dengan bobot fantastis mencapai 1.250 kilogram atau 1,25 ton. Ukuran jumbo inilah yang langsung menjadi sorotan publik karena tidak semua peternak mampu menghasilkan sapi dengan kualitas premium seperti itu.

Seleksi Ketat Sampai Tes Laboratorium

Wilsandi menjelaskan proses penjaringan dimulai dari tingkat provinsi sebelum masuk tahap pemeriksaan oleh tim Kepresidenan. Setelah itu, petugas kembali melakukan pengujian darah di laboratorium untuk memastikan kondisi sapi benar-benar prima.

Petugas memeriksa berbagai aspek penting mulai dari performa tubuh, kesehatan antemortem, bobot badan, hingga hasil laboratorium. Semua indikator wajib memenuhi standar agar sapi bisa masuk daftar calon hewan kurban presiden.

“Jadi semua aspek, mulai dari performa tubuh, pemeriksaan kesehatan antemortem, bobot badan, sampai hasil pemeriksaan lab semuanya harus baik hasilnya agar bisa dicalonkan,” kata Wilsandi.

Proses seleksi ketat ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak asal memilih hewan kurban. Tim pemeriksa memastikan sapi berada dalam kondisi sehat, berkualitas, dan layak untuk kurban kenegaraan.

Jenis Simmental sendiri dikenal sebagai ras sapi unggulan yang berasal dari luar negeri. Meski begitu, peternak lokal telah berhasil mendomestikasi dan mengembangkan jenis tersebut di Indonesia.

Kombinasi postur besar, kualitas daging, serta kondisi kesehatan yang stabil membuat sapi Simmental kerap menjadi pilihan utama dalam kategori hewan kurban premium.

Bandung Kembali Dipercaya Jadi Pemasok Sapi Presiden

Keberhasilan peternak Bandung memasok sapi kurban presiden bukan kali pertama terjadi. Wilsandi menyebut Kota Bandung sudah empat tahun berturut-turut mendapat kepercayaan serupa.

Untuk tahun 2026, capaian ini kembali terulang dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi peternak lokal. Menurutnya, pencapaian tersebut membuktikan kualitas peternakan Bandung mampu bersaing di level nasional.

“Ini membuktikan bahwa peternak Kota Bandung mampu menghasilkan hewan kurban berkualitas tinggi yang bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait