Mengenal Leumeung, Kuliner Khas Malingping yang Harum di Dalam Bambu
Leumeung, makanan khas Malingping, Banten--pinrest
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Di pesisir selatan Banten, tepatnya di Malingping, ada satu hidangan tradisional yang sudah lama menjadi bagian dari denyut kehidupan masyarakat setempat: Leumeung. Sekilas mirip lemang, namun memiliki karakter rasa, aroma, dan kisah budaya yang khas.
Leumeung bukan sekadar makanan. Ia adalah warisan kuliner yang diwariskan dari generasi ke generasi, dimasak dengan cara tradisional di dalam batang bambu, menghadirkan aroma asap yang hangat dan menenangkan—aroma yang membawa siapa pun kembali pada kenangan masa kecil dan kebersamaan keluarga.
Jejak Sejarah Leumeung di Tanah Jawara
Sejak zaman dahulu, masyarakat Banten memanfaatkan apa yang tersedia di alam sekitarnya. Beras ketan, santan kelapa kampung, dan bambu muda menjadi bahan utama yang membentuk Leumeung sebagai sajian khas.
BACA JUGA:Libur Nataru 2025/2026, Ini Daftar Destinasi Wisata Dunia Terpopuler
Dahulu, Leumeung sering dijadikan bekal perjalanan jauh, hidangan syukuran panen, hingga suguhan istimewa bagi tamu penting pada masa Kesultanan Banten.
Proses memasaknya yang panjang dan penuh ketelatenan mencerminkan filosofi hidup masyarakat setempat: sabar, tekun, dan menjaga tradisi.
Rahasia Aroma Khas dari Bara Api
Keistimewaan Leumeung tidak hanya terletak pada rasanya, tetapi juga pada aromanya yang khas. Batang bambu yang dibakar perlahan di atas bara api berfungsi sebagai “wadah alami” yang membuat gurihnya santan dan pulennya ketan meresap sempurna.
Saat bambu mulai menghitam dan terdengar bunyi letupan kecil, itulah tanda Leumeung telah matang. Momen membelah bambu menjadi pengalaman tersendiri: asap hangat mengepul, aroma harum menyebar, dan ketan putih pulen terlihat menggoda.
BACA JUGA:Destinasi Liburan Akhir Tahun yang Cocok Buat Tiap Zodiak, Udah Tahu Milikmu?
Leumeung dan Pasangan Terbaiknya
Leumeung paling nikmat disantap bersama aneka lauk sederhana khas pedesaan, di antaranya:
- Sambal terasi pedas
- Ikan asin atau jambal roti
- Empal daging khas Banten
- Ayam serundeng
- Tape (peuyeum) manis
- Secangkir kopi hitam panas
Perpaduan rasa gurih, manis, asin, dan pedas menciptakan harmoni yang membuat Leumeung sulit dilupakan.
Resep Leumeung Khas Malingping
Bahan-bahan:
- 500 gram beras ketan putih (cuci bersih, rendam ± 2 jam)
- 400 ml santan kental (dari 1 butir kelapa tua)
- 1 sdt garam
- 2 sdm gula pasir (opsional)
- Batang bambu muda secukupnya
- Daun pisang (opsional, untuk pelapis)
BACA JUGA:Resep Tahu Gimbal: Kuliner Legendaris Khas Semarang yang Gurih, Pedas, dan Bikin Nagih!
Cara Membuat:
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: