Kecelakaan Bekasi Timur Memakan Korban, Operasi SAR Hari Kedua Bongkar Fakta Baru: 92 Korban, 7 Meninggal

Kecelakaan Bekasi Timur Memakan Korban, Operasi SAR Hari Kedua Bongkar Fakta Baru: 92 Korban, 7 Meninggal

Proses evakuasi korban kecelakaan KRL vs Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur--

Radarpena.co.id - Operasi pencarian dan pertolongan atau SAR pada hari kedua kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur memasuki fase krusial. Tim Basarnas bersama unsur SAR gabungan mempercepat proses evakuasi korban yang masih terjebak di dalam rangkaian kereta, sambil tetap mengutamakan keselamatan di tengah kondisi gerbong yang rusak parah.

Sejak dini hari Selasa, 28 April 2026, proses penyelamatan menunjukkan perkembangan signifikan. Satu per satu korban berhasil ditemukan, baik dalam kondisi selamat maupun meninggal dunia. Data terbaru bahkan menunjukkan jumlah korban terus bertambah, mempertegas besarnya dampak insiden tragis ini.

Berdasarkan data sementara hingga pukul 07.30 WIB, total korban tercatat mencapai 92 orang. Dari jumlah itu, 85 orang dinyatakan selamat dan mendapatkan penanganan medis, sementara tujuh korban dinyatakan meninggal dunia.

Angka ini menjadikan kecelakaan Bekasi Timur sebagai salah satu insiden transportasi yang menyita perhatian besar publik, terutama karena proses evakuasi masih berlangsung dan potensi penambahan data korban masih terbuka.

Detik-Detik Evakuasi Dramatis Sejak Dini Hari

Tim SAR bergerak tanpa henti sejak malam hingga dini hari untuk mengevakuasi korban dari rangkaian kereta yang mengalami kerusakan berat.

Pada pukul 02.42 WIB, tim berhasil mengevakuasi satu korban dalam kondisi meninggal dunia yang belum teridentifikasi. Korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lanjutan.

Operasi kemudian berlanjut pada pukul 04.17 WIB saat satu korban selamat bernama Nurul, 26 tahun, berhasil dievakuasi dan segera dirujuk ke RSUD Kota Bekasi.

Momentum penyelamatan berlanjut pukul 05.49 WIB ketika tim berhasil mengevakuasi korban selamat atas nama Ata, 30 tahun.

Hanya berselang 10 menit, pukul 05.59 WIB, satu korban kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Memasuki pagi hari, proses penyelamatan makin intensif. Pada pukul 06.25 WIB, Mia, 26 tahun, berhasil dievakuasi hidup-hidup dari rangkaian kereta.

Lalu pada pukul 06.55 WIB, Siti Fatonah, 47 tahun, juga berhasil dikeluarkan dari lokasi terjepit dan langsung mendapat penanganan medis.

Tak lama berselang, pukul 07.25 WIB, Endang Kuswati, 40 tahun, menjadi korban selamat berikutnya yang berhasil diselamatkan.

Rangkaian evakuasi beruntun ini menunjukkan operasi penyelamatan berjalan progresif, meski tantangan di lapangan tetap besar.

Basarnas Fokus Cari Korban yang Diduga Masih Terjebak

Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari menegaskan operasi belum selesai. Fokus utama kini mengarah pada pencarian korban yang diduga masih berada di dalam rangkaian kereta.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait