Baznas Salurkan Santunan untuk 15 Korban Tewas Tragedi KA Bekasi Timur

Baznas Salurkan Santunan untuk 15 Korban Tewas Tragedi KA Bekasi Timur

Baznas menyalurkan santunan kepada keluarga korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur.--Baznas

radarpena.co.id - Tragedi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, menyisakan luka mendalam. Sebagai bentuk kepedulian, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bergerak cepat memberikan santunan kepada keluarga 15 korban meninggal dunia.

Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tragis tersebut. Ia menegaskan bahwa Baznas memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat.

“Untuk para korban yang wafat sebanyak 15 orang, kami memberikan santunan masing-masing sebesar Rp3 juta,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

BACA JUGA:KAI Batalkan Sejumlah Kereta Hari Ini, Cek Daftar KA dari Gambir dan Pasarsenen yang Terdampak!

Tak hanya santunan, Baznas juga langsung mengerahkan tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat Baznas (RSB) sejak awal kejadian.

Tim tersebut membantu proses evakuasi korban serta memberikan pertolongan medis awal sebelum korban dirujuk ke rumah sakit terdekat. Dukungan lain juga disalurkan, mulai dari layanan ambulans hingga bantuan logistik seperti makanan ringan dan air minum.

Menurut Sodik, kehadiran Baznas dalam situasi bencana merupakan bagian dari mandat lembaga. Bahkan, tahun ini Baznas memperkuat kapasitasnya dengan menambah unit tanggap duafa.

“Begitu peristiwa terjadi, kami langsung mengirimkan berbagai dukungan yang dibutuhkan di lapangan,” jelasnya.

BACA JUGA:Baznas Buka Pendaftaran Beasiswa S1 ke AIU Malaysia, Intip Syarat dan Fasilitasnya!

Baznas tidak hanya fokus pada santunan bagi keluarga korban meninggal. Bantuan juga diberikan kepada korban terdampak lainnya, termasuk membuka peluang dukungan lanjutan bagi anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian khusus.

Berbagai program siap digulirkan sesuai kebutuhan, mulai dari bantuan tanggap bencana, layanan kesehatan, perbaikan rumah tidak layak huni, bantuan perumahan, pendidikan, hingga pemberdayaan usaha kecil.

“Jika ada korban yatim dengan kondisi rumah yang tidak layak, kami akan bantu secara menyeluruh,” tegas Sodik.

Ia juga memastikan tim Baznas akan terus berada di lokasi hingga seluruh proses penanganan selesai.

BACA JUGA:Baznas Tetapkan Aturan Terbaru Nisab Zakat, Gaji Rp7,6 Juta Wajib Zakat

Kisah Haru dari Keluarga Korban

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait