Prabowo Jamin Santunan dan Layanan Medis Korban Tabrakan Kereta Bekasi
Prabowo Jamin Santunan dan Layanan Medis Korban Tabrakan Kereta Bekasi--@seskab
radarpena.co.id - Presiden Prabowo Subianto memberikan jaminan bahwa seluruh korban kecelakaan hebat yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line mendapatkan penanganan medis serta administratif secara optimal. Pemerintah menegaskan komitmen kuat untuk menanggung seluruh kebutuhan para korban, mulai dari biaya perawatan rumah sakit hingga penyelesaian santunan sebagai prioritas utama.
Kepala Negara menyampaikan kepastian tersebut saat meninjau langsung kondisi para korban di RSUD Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4) pagi. Dalam kunjungannya, Prabowo turut mengapresiasi gerak cepat tim medis dan seluruh pihak terkait yang telah melakukan evakuasi sejak malam kejadian.
"Sudah ditangani, yang saya lihat sudah ditangani dengan baik. Sebagian sudah dikembalikan, sebagian sudah diurus, pokoknya semuanya sudah diurus," ujar Prabowo dengan nada tegas di hadapan awak media di RSUD Bekasi.
Mengenai pemenuhan hak para korban, Presiden Prabowo menekankan bahwa pemerintah bersama instansi terkait tengah mempercepat skema pemberian santunan. Ia memberikan jaminan bahwa tidak akan ada satu pun korban yang terabaikan dalam proses pemenuhan hak kompensasi ini.
BACA JUGA:Update Tabrakan Kereta di Bekasi Timur: 7 Penumpang Meninggal, 81 Luka-Luka
Selain itu, Prabowo menginstruksikan Kementerian Perhubungan dan PT KAI untuk segera merampungkan urusan administrasi. Langkah ini bertujuan agar keluarga korban tidak menghadapi prosedur yang rumit dalam mengklaim hak mereka.
"Ya, nanti ada semuanya ada, kompensasinya," tambah Prabowo guna memberikan ketenangan bagi keluarga yang terdampak musibah tersebut.
Tragedi ini terjadi pada Senin (27/4) malam sekitar pukul 20.55 WIB di area Stasiun Bekasi Timur. Kecelakaan melibatkan KA Argo Bromo Anggrek nomor perjalanan 4 relasi Gambir - Surabaya Pasar Turi yang bertabrakan langsung dengan rangkaian KRL Commuter Line.
Benturan keras di lokasi kejadian sempat melumpuhkan total jalur kereta api di wilayah tersebut. Saat ini, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih melakukan investigasi mendalam untuk mengidentifikasi penyebab utama mengapa kedua rangkaian kereta tersebut berada di jalur yang sama pada waktu yang bersamaan.
Di lokasi berbeda, petugas teknis terus bekerja keras memulihkan jalur agar operasional transportasi umum kembali normal. Presiden Prabowo meminta masyarakat tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses investigasi serta penanganan korban kepada pemerintah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: