KSPI Buka Dialog soal UMP Jakarta 2026, Tapi Aksi Buruh Tetap Menggelora Akhir Desember
Presiden Partai Buruh Said iqbal-Chandra Pratama-radarpena.co.id
BACA JUGA:Pertumbuhan Kredit Kuat dan DPK Meningkat, Fungsi Intermediasi Bank Mandiri Solid di Akhir Tahun
Selain itu, Pemprov DKI menilai kesejahteraan buruh tidak semata diukur dari upah, melainkan juga dari berbagai komponen non-upah yang disiapkan pemerintah daerah.
“Jakarta tidak hanya bicara gaji, tapi juga subsidi transportasi, program sembako murah, dan berbagai dukungan sosial lainnya,” tambah Rano.
KSPI Tegas Menolak, Bandingkan dengan Bekasi dan Karawang
Di sisi lain, KSPI bersikukuh menolak UMP DKI Jakarta 2026. Said Iqbal menyoroti kesenjangan upah antara Jakarta dan daerah industri di Jawa Barat seperti Bekasi dan Karawang, yang dinilai justru lebih tinggi.
“Kami menolak. UMP Jakarta ditetapkan dengan indeks 0,75 sehingga hanya Rp 5,73 juta. Itu tidak mencerminkan kebutuhan buruh di ibu kota,” tegasnya.
Dengan dialog yang dibuka namun aksi tetap bergulir, polemik penetapan UMP Jakarta 2026 dipastikan masih akan memanas hingga detik-detik akhir tahun.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: