Uji Nyali di IIMS 2026: Chery Tantang Pengunjung Taklukkan Kemiringan 35 Derajat
Uji Nyali di IIMS 2026: Chery Tantang Pengunjung Taklukkan Kemiringan 35 Derajat--cherry
radarpena.co.id - PT Chery Sales Indonesia (CSI) membuat gebrakan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 dengan menghadirkan Chery Adventure Park. Area test ride eksklusif seluas 1.015 meter persegi ini menjadi panggung utama bagi pengunjung untuk merasakan langsung ketangguhan model Chery J6 dan J6T di medan ekstrem.
Bukan sekadar lintasan biasa, Chery Adventure Park menyuguhkan simulasi rintangan yang mampu menguji batas kemampuan kendaraan. Salah satu daya tarik utamanya adalah pengujian stabilitas pada lintasan miring dengan sudut hingga 35 derajat. Melalui wahana ini, Chery ingin membuktikan bahwa teknologi penggerak intelligent Wheel Drive (iWD) mereka bukan sekadar angka di atas kertas.
Vice Country Director Chery Business Unit, Budi Darmawan Jantania, menegaskan bahwa pengalaman langsung menjadi kunci bagi calon konsumen untuk memahami karakter J6 dan J6T.
"Kami merancang setiap rintangan secara fungsional. Mulai dari kemampuan penggerak iWD, kestabilan di kemiringan 35 derajat, hingga simulasi fitur Hill Start Assist dan Hill Descent Control. Seluruh rangkaian ini bertujuan agar konsumen merasakan sendiri bagaimana teknologi kami mendukung stabilitas dan rasa percaya diri saat berkendara," ujar Budi di area IIMS 2026.
BACA JUGA:JAECOO J5 EV Gebrak Pasar SUV Listrik, Sanggup Jakarta-Semarang Sekali Cas!
BACA JUGA:VinFast VF MPV 7 Resmi Meluncur di IIMS 2026, Harga Mulai Rp329 Juta
Chery membagi arena test ride ini menjadi empat tantangan utama yang mencerminkan kondisi jalanan di Indonesia. Pertama, rintangan artikulasi menguji kinerja sistem penggerak iWD dalam menjaga traksi saat roda berada pada permukaan dengan ketinggian berbeda. Teknologi ini memastikan mobil tetap melaju meski salah satu roda kehilangan kontak dengan tanah.
Kedua, tantangan side slope menjadi ajang pembuktian pusat gravitasi rendah milik Chery J6. Konstruksi kendaraan yang presisi menjaga keseimbangan tetap stabil meski mobil berada dalam posisi miring yang ekstrem. Pengujian ini menepis kekhawatiran pengendara terhadap risiko mobil terguling saat melintasi jalur miring.
Selanjutnya, rintangan ketiga fokus pada tanjakan (uphill) dan turunan curam (downhill). Di sini, penguji dapat mengevaluasi langsung performa fitur Hill Start Assist yang mencegah mobil mundur di tanjakan, serta Hill Descent Control yang menjaga kecepatan mobil tetap terkendali saat menuruni jalur terjal tanpa perlu menginjak rem secara berlebihan.
Terakhir, lintasan speed bump hadir untuk menunjukkan kualitas sistem suspensi. Penggunaan suspensi depan MacPherson independen dan suspensi belakang H-arm multi-link independen menghasilkan bantingan yang tetap nyaman meski melibas permukaan jalan yang tidak rata.
Dari segi teknis, Chery J6 dan J6T membawa spesifikasi yang cukup menggiurkan bagi pecinta petualangan. Mobil ini menggunakan struktur all-aluminium terintegrasi yang diklaim memiliki ketahanan korosi hingga 30 tahun. Material ini menjamin durabilitas jangka panjang bagi pemiliknya.
Selain itu, komponen penting kendaraan telah mengantongi sertifikasi IP68. Artinya, sistem penggerak dan baterai memiliki perlindungan optimal terhadap rendaman air, sebuah fitur krusial untuk menghadapi cuaca ekstrem atau genangan air saat perjalanan off-road.
Chery juga menawarkan fleksibilitas dengan menghadirkan dua pilihan penggerak, yakni Intelligent All Wheel Drive (IWD) bagi pecinta medan berat, serta Front Wheel Drive (FWD) bagi mereka yang lebih banyak beraktivitas di lingkungan urban seperti kantor atau pusat perbelanjaan.
BACA JUGA:IIMS 2026 jadi Ajang Peresmian PPF Luxor Diamond, apa itu?
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: