Partai NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Fraksi DPR-RI, Surya Paloh Angkat Bicara

Partai NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Fraksi DPR-RI, Surya Paloh Angkat Bicara

Ahmad Sahroni-tangkapan layar-

"Demikian siaran pers ini diperbuat untuk dipermaklumkan kepada masyarakat khususnya para Anggota Partai NasDem," tulis dalam siaran pers.

Selain itu, NasDem juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya sejumlah warga dalam aksi demonstrasi yang terjadi baru-baru ini.

Latar Belakang Keputusan

Gelombang demonstrasi besar-besaran yang terjadi di Jakarta dan sejumlah daerah menjadi pemicu utama keputusan ini.

Massa menyoroti sikap Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach yang dinilai arogan serta tidak menunjukkan empati terhadap aspirasi rakyat.

Situasi semakin memanas ketika massa melakukan aksi anarkis dengan menjarah rumah Ahmad Sahroni di kawasan Priok, Jakarta Utara, pada Sabtu (30/8/2025).

Politisi Lain Ikut Jadi Sasaran Massa

Selain kader NasDem, sejumlah politisi dari partai lain juga ikut menjadi sasaran kemarahan massa.

Di antaranya adalah dua anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN), yakni Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya.

Tak hanya itu, Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Deddy Yevri Sitorus, juga turut diteriakkan namanya dalam aksi unjuk rasa.

Implikasi Politik

Keputusan Partai NasDem menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dipandang sebagai langkah tegas untuk menjaga marwah partai sekaligus merespons langsung aspirasi rakyat.

Namun, situasi ini juga berpotensi menimbulkan dinamika baru di parlemen dan kancah politik nasional.

Apakah langkah ini akan meredakan amarah publik atau justru memunculkan polemik baru?

Publik kini menunggu kelanjutan sikap partai-partai lain terhadap kader mereka yang juga terseret dalam isu ini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait