Petugas Haji Berangkat ke Tanah Suci Mulai 17 April, Kloter Perdana Jemaah Terbang 22 April
Operasional haji hari ke-8: 40.796 jemaah Indonesia sudah berangkat. --
radarpena.co.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) baru saja memastikan jadwal keberangkatan petugas haji Indonesia menuju Arab Saudi. Para petugas dijadwalkan mulai terbang pada 17-18 April 2026 demi memastikan seluruh fasilitas dan layanan siap menyambut kedatangan jamaah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menjelaskan bahwa petugas yang berangkat lebih awal ini fokus pada penugasan di Daerah Kerja (Daker) Bandara dan Madinah. Hal ini dilakukan agar saat jamaah mendarat, pelayanan sudah berjalan maksimal.
“Jadwal keberangkatan PPIH Arab Saudi tahun 2026 dimulai dengan keberangkatan tim advance pada tanggal 13 April 2026. Dilanjutkan keberangkatan Daker Bandara dan Daker Madinah pada tanggal 17 dan 18 April 2026,” ujar Menhaj Irfan Yusuf dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Selasa, 14 April 2026.
Jadwal Keberangkatan Petugas dan Jamaah Haji 2026
Penyusunan jadwal ini dilakukan secara matang agar seluruh tahapan ibadah berjalan profesional dan transparan. Berikut adalah urutan rencana keberangkatan misi haji tahun ini:
-
13 April 2026: Pemberangkatan tim advance.
-
17-18 April 2026: Keberangkatan Daker Bandara dan Madinah.
-
21 April 2026: Jamaah kloter pertama mulai masuk asrama haji.
-
22 April 2026: Keberangkatan perdana jamaah haji ke Tanah Suci.
-
22-23 April 2026: Keberangkatan petugas Daker Makkah secara bertahap.
-
19 Mei 2026: Keberangkatan Amirul Hajj.
“Kementerian Haji dan Umrah berkomitmen penuh melaksanakan mandat penyelenggaraan ibadah haji secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab,” tegas Menhaj Irfan Yusuf.
Sebagai informasi tambahan, Indonesia tahun ini mengantongi kuota resmi sebanyak 221.000 orang, yang terdiri dari 203.320 jamaah haji reguler dan 17.680 haji khusus.
Persiapan Jamaah Asal Kota Depok: 2.423 Orang Siap Terbang
Sementara itu, kesibukan juga terlihat di daerah. Kota Depok, Jawa Barat, telah memastikan sebanyak 2.423 jamaah sudah siap berangkat. Meskipun kuota awal mencapai 2.631 orang, hanya 2.423 jamaah yang tercatat melakukan pelunasan hingga batas akhir.
Kasi Pelayanan Haji Kemenhaj Kota Depok, Boby Arvianto, merinci bahwa jamaah asal Depok terbagi dalam enam kloter, yakni kloter 2, 6, 12, 18, 21, dan 26.
“Untuk kloter gabungan di kloter 21, jumlah jamaah Depok sebanyak 164 orang. Sementara kloter lainnya merupakan kloter utuh dengan rata-rata sekitar 445 jamaah termasuk petugas,” jelas Boby.
Jamaah Depok akan mulai mengumpulkan koper besar pada 21 April di Masjid Dwi Furohman sebelum masuk ke asrama haji keesokan harinya. Boby memastikan bahwa seluruh rangkaian manasik haji—sebanyak empat kali di kecamatan dan satu kali di tingkat kota—telah selesai dilaksanakan dengan antusiasme yang sangat tinggi.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian manasik sudah selesai. Antusias jamaah juga sangat tinggi, bahkan saat manasik tingkat kota di Masjid Dwi Furohman, jamaah membludak hingga ke luar area masjid,” ungkapnya.
Dengan dimulainya pemberangkatan petugas pada 17 April mendatang, diharapkan seluruh operasional di Tanah Suci dapat berjalan lancar sehingga jamaah dapat fokus menjalankan ibadah dengan khusyuk.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: antara