Jemaah Calhaj Gelombang II Langsung Terbang ke Jeddah, Simak Perubahan Rutenya!

Jemaah Calhaj Gelombang II Langsung Terbang ke Jeddah, Simak Perubahan Rutenya!

Jamaah haji Gelombang II Embarkasi Padang kini terbang langsung ke Jeddah untuk umrah wajib.--

radarpena.co.id - Kabar terbaru bagi keluarga jamaah haji di Sumatera Barat dan Bengkulu! Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat (Sumbar) mengumumkan perubahan pola penerbangan untuk jamaah calon haji Gelombang II.

Jika sebelumnya jamaah mendarat di Madinah, kini mereka terbang langsung dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Jeddah, Arab Saudi.

Kepala Kanwil Kemenhaj Sumbar, M. Rifki, menjelaskan bahwa perubahan rute ini menyesuaikan tahapan ibadah haji. Jamaah yang masuk dalam gelombang kedua akan langsung menuju Makkah untuk melaksanakan rangkaian umrah wajib segera setelah tiba di Jeddah.

"Pada gelombang kedua, jamaah haji tidak lagi diterbangkan ke Madinah, melainkan langsung menuju Jeddah, yang kemudian melanjutkan perjalanan ke Makkah," kata M. Rifki di Kota Padang, Kamis, 7 Mei 2026.

Kloter 12 Awali Pemberangkatan Gelombang II

Pemberangkatan Gelombang II ini resmi bermula dengan terbangnya Kelompok Terbang (Kloter) 12 pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.40 WIB. Menggunakan pesawat Boeing 777 Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 35012, para tamu Allah ini dijadwalkan mendarat di Jeddah pada pukul 08.30 waktu setempat.

"Memasuki gelombang kedua, pola pergerakan jamaah berbeda dari sebelumnya. Sebab setibanya di Jeddah, jamaah akan langsung menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib," ujar Rifki yang juga menjabat sebagai Ketua PPIH Embarkasi Padang.

Kloter 12 sendiri membawa total 392 calon haji yang berasal dari gabungan beberapa wilayah:

  • Kota Padang: 178 orang

  • Kabupaten Limapuluh Kota: 154 orang

  • Kota Sawahlunto: 54 orang

  • Kabupaten Kepulauan Mentawai: 2 orang

  • Petugas: 4 orang PPIH kloter dan 1 petugas haji daerah.

Sayangnya, satu orang jamaah atas nama Aluma Asril terpaksa menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan dan harus menjalani perawatan medis di RSUP Dr M Djamil Padang.

Layanan Haji 2026: Fokus Ramah Lansia dan Disabilitas

Tahun ini, Kemenhaj berkomitmen memberikan pelayanan yang lebih inklusif. Melalui tagline "Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan", pemerintah memastikan seluruh proses ibadah Haji 2026 menjadi lebih sederhana dan mudah diakses.

Penyelenggaraan haji tetap mengedepankan layanan berbasis kebutuhan jamaah, terutama bagi mereka yang masuk dalam kelompok risiko tinggi (risti) dan prioritas.

Dengan pengaturan rute langsung ke Jeddah bagi jamaah Gelombang II, diharapkan energi para jamaah lansia dapat terjaga lebih baik sebelum memulai prosesi ibadah di tanah suci Makkah.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait