Bus Shalawat 24 Jam Siap Layani Jemaah Haji Indonesia di Makkah, Cek Rutenya!
PPIH siapkan 452 Bus Shalawat 24 jam untuk jemaah haji Indonesia di Makkah.--
radarpena.co.id - Bagi Anda para jemaah haji yang akan segera berangkat ke Tanah Suci, ada kabar menenangkan soal transportasi di Makkah.
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan bahwa seluruh jemaah Indonesia akan mendapatkan fasilitas Bus Shalawat selama 24 jam nonstop.
Layanan moda transportasi bus kota ini hadir untuk memastikan perjalanan Anda dari hotel menuju Masjidil Haram tetap nyaman, aman, dan tanpa biaya tambahan.
Menariknya, pemerintah Indonesia memberikan kebijakan istimewa agar fasilitas ini menjangkau seluruh jemaah secara merata di 21 rute yang mencakup lima wilayah akomodasi utama.
Kebijakan Inklusif untuk Seluruh Jemaah
Pemerintah Indonesia mengambil langkah proaktif melampaui standar minimal yang ditetapkan oleh otoritas setempat. Meskipun penginapan jemaah berada dalam jarak yang dekat, fasilitas bus tetap tersedia untuk mempermudah mobilitas selama beribadah.
"Sesuai ketentuan Kerajaan Arab Saudi, jemaah yang jaraknya 2.000 meter itu wajib diberikan transportasi, namun pemerintah Indonesia memberikan kebijakan seluruh akomodasi diberikan transportasi," ujar Kepala Bidang Layanan Transportasi PPIH Arab Saudi Tahun 1447 H/2026 M, Syarif Rahman, Senin, 27 April 2026.
Armada Modern dan Operasional Tanpa Henti
Untuk mendukung kelancaran ibadah haji tahun ini, PPIH mengerahkan 452 unit bus yang beroperasi dengan sistem pergantian shift sepanjang hari. Anda tidak perlu khawatir soal kenyamanan, karena setiap armada wajib memenuhi syarat usia operasional maksimal lima tahun.
Syarif Rahman menjelaskan bahwa manajemen waktu keberangkatan sangat diperhatikan, terutama saat memasuki waktu salat fardu. Petugas akan menambah jumlah armada di halte-halte sekitar hotel agar jemaah tidak perlu menunggu lama.
"Bus-bus itu beroperasi dari jam 00.00 sampai jam 00.00 kembali, jadi satuannya adalah hari, bukan putaran," jelas Syarif mengenai durasi operasional yang tak terputus.
Mengenal Terminal Tujuan di Masjidil Haram
Agar jemaah tidak bingung dan terhindar dari kepadatan lalu lintas, PPIH telah menetapkan tiga titik pemberhentian akhir (terminal) utama menuju Masjidil Haram:
-
Terminal Jiad (Ajyad)
-
Terminal Jabal Ka'bah
-
Terminal Syib Amir
Penentuan terminal tujuan ini disesuaikan dengan wilayah asal hotel jemaah masing-masing. Langkah ini terbukti efektif dalam memecah penumpukan massa dan mempercepat akses masuk ke area masjid.
Mulai Beroperasi Akhir April
Layanan vital ini akan mulai menyambut kedatangan kloter pertama jemaah haji di Makkah pada 30 April 2026 mendatang. Fasilitas ini akan terus tersedia hingga kloter terakhir meninggalkan Tanah Suci untuk kembali ke Indonesia.
Pemerintah sangat berharap seluruh jemaah haji dapat memanfaatkan layanan Bus Shalawat ini secara tertib. Dengan adanya transportasi 24 jam yang andal, jemaah bisa lebih fokus menjaga kesehatan dan memaksimalkan ibadah selama berada di Kota Suci Makkah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: