Bahas Nasib Program Sarapan Bergizi Gratis, Gubernur Jakarta Pramono Anung Bakal Temui Kepala BGN
Gubernur Jakarta Pramono Anung akan temui Kepala BGN Dadan Hindayana bahas program sarapan bergizi gratis pelajar Jakarta-cahyono-radarpena.co.id
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Nasib Program Sarapaan Bergizi Gratis anak sekolah di Jakarta dipertanyakan. Untuk itu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bakal segera menemui Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana.
Diketahui, sarapan bergizi gratis merupakan salah satu janji Pramono saat kampanye Pilkada 2024.
Tujuan Pramono menemui kepala BGN ingin memastikan jika program sarapan bergizi gratis bisa dilaksanakan.
Pasalnya kesempatan sebelumnya Pramono menyebut jika BGN melarang daerah menggelar program yang serupa dengan makan bergizi gratis (MBG).
"Jadi saya akan minta waktu secara khusus kepada Bapak Badan Gizi, Prof. Dadan karena memang ketika retret kan waktu itu tidak diperbolehkan. Tapi saya juga sudah membaca bahwa untuk Jakarta diperbolehkan," kata Pramono di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur pada Senin, 10 Maret 2025.
BACA JUGA:Anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Tahun 2025 Capai Rp25 Triliun per Bulan
Pramono mengatakan, dirinya akan menemui kepala BGN dalam waktu dekat. Hal ini untuk berkonsultasi terkait program sarapan bergizi gratis.
"Untuk itu saya dalam waktu dekat akan meminta waktu kepada beliau supaya nggak salah ya, karena apapun sebagai gubernur saya ingin segala sesuatunya itu proper, segala sesuatunya itu transparan dan terbuka," ucapnya.
Di sisi lain terakit dengan wacana retribusi kantin, Pramono masih menunggu kelangsungan nasib program sarapan bergizi gratis anak sekolah.
"Kemarin, kalau tidak boleh (sarapan bergizi gratis) maka kami budget yang sudah ada, akan kita gunakan untuk membantu kantin-kantin yang ada di sekolah-sekolah," katanya.
Sebelumnya, Pramono akan membatalkan program sarapan bergizi gratis untuk anak sekolah.
Pramono mengatakan, hal ini sesuai dengan arahan Badan Gizi Nasional saat retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang.
"Jadi pada waktu retret di Magelang kepala badan gizi menyampaikan bahwa pemerintah daerah tidak diizinkan untuk melakukan kegiatan yang hampir sama, yaitu kegiatan makan bergizi gratis," kata Pramono pada Sabtu, 8 Maret 2025.(cahyono)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: