Badai Mutasi Kejagung! ST Burhanuddin Rombak Total 14 Kajati, Ini Daftar Lengkapnya
Gebrakan ST Burhanuddin! Simak rotasi 14 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) terbaru 2026 berdasarkan SK Jaksa Agung Nomor 488. - ANTARA - --
Radarpena.co.id - Penyegaran besar-besaran kembali mengguncang internal Korps Adhyaksa di kuartal kedua tahun 2026. Jaksa Agung ST Burhanuddin secara resmi melakukan rotasi jabatan terhadap sejumlah perwira tinggi di lingkungan Kejaksaan Agung. Fokus utama mutasi kali ini menyasar 14 posisi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang tersebar dari wilayah barat hingga timur Indonesia. Langkah berani ini menjadi bukti komitmen pimpinan kejaksaan untuk terus memacu performa penegakan hukum di level wilayah.
Kabar mengenai pergeseran kursi kepemimpinan ini bukan sekadar isapan jempol. Pihak Kejaksaan Agung melalui Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum), Anang Supriatna, telah membenarkan adanya pergerakan gerbong mutasi tersebut. "Benar," ujar Anang saat memberikan konfirmasi di Jakarta pada Senin (13/4/2026). Perubahan formasi ini diharapkan mampu memberikan dampak instan pada efektivitas penuntutan dan pengawasan kasus-kasus krusial di daerah.
Surat Keputusan Nomor 488 Tahun 2026: Dasar Hukum Perombakan
Seluruh rangkaian mutasi dan rotasi personel ini didasarkan pada Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 488 Tahun 2026. Dokumen penting tersebut ditandatangani langsung oleh ST Burhanuddin pada tanggal 13 April 2026. Dengan terbitnya aturan baru ini, para jaksa yang terpilih wajib segera melakukan serah terima jabatan dan mengemban tanggung jawab baru di tempat penugasan masing-masing.
Kebijakan ini mencerminkan strategi Jaksa Agung dalam melakukan pemerataan kualitas sumber daya manusia. Dengan menempatkan jaksa-jaksa berpengalaman dari pusat ke posisi pucuk pimpinan di daerah, diharapkan standar operasional penanganan perkara akan semakin meningkat dan selaras dengan visi Kejaksaan Agung RI.
Muhibuddin Pimpin Sumut, Harli Siregar Kembali ke Gedung Bundar
Salah satu sorotan utama dalam rotasi ini adalah pergeseran posisi Kajati Sumatera Utara. Muhibuddin, yang sebelumnya sukses menakhodai Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, kini mendapatkan mandat baru untuk memimpin Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Ia menggantikan posisi Harli Siregar.
Harli Siregar sendiri tidak lantas kehilangan panggung. Ia ditarik kembali ke pusat untuk memperkuat lini pengawasan sebagai Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas). Perpindahan ini dipandang sebagai promosi strategis mengingat peran Jamwas sangat vital dalam menjaga integritas para jaksa di seluruh Indonesia.
Eks Direktur Penuntutan Jampidsus Hijrah ke Bangka Belitung
Nama lain yang tak kalah mentereng dalam daftar mutasi ini adalah Riono Budisantoso. Sebelumnya, Riono memegang posisi kunci sebagai Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) di Kejaksaan Agung. Kini, ia resmi didapuk menjadi Kajati Kepulauan Bangka Belitung.
Kehadiran Riono di Bangka Belitung tentu memicu spekulasi positif mengenai peningkatan intensitas pemberantasan kasus-kasus pidana khusus di wilayah kepulauan tersebut. Pengalamannya di "Gedung Bundar" diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam tata kelola hukum di daerah.
Rincian Formasi Baru 14 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) 2026
Berikut adalah nama-nama jaksa senior yang resmi mendapatkan penugasan baru sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi di 14 provinsi:
- Muhibuddin - Kajati Sumatera Utara
- Abdul Qohar AF - Kajati Jawa Timur
- Sutikno - Kajati Jawa Barat
- Teguh Subroto - Kajati Jawa Tengah
- Sila Haholongan - Kajati Sulawesi Selatan
- I Dewa Gede Wirajana - Kajati Riau
- Setiawan Budi Cahyono - Kajati Bali
- Sugeng Riyanta - Kajati Sulawesi Tenggara
- Riono Budisantoso - Kajati Kepulauan Bangka Belitung
- Dedie Tri Hariyadi - Kajati Sumatera Barat
- Zullikar Tanjung - Kajati Sulawesi Tengah
- Budi Hartawan Panjaitan - Kajati Sulawesi Barat
- Sumurung Pandapotan Simaremare - Kajati Gorontalo
- Saiful Bahri Siregar - Kajati Bengkulu
Harapan Baru Penegakan Hukum yang Transparan
Penyegaran di tubuh kejaksaan ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremonial belaka. Masyarakat menunggu aksi nyata dari para Kajati baru ini dalam menuntaskan perkara-perkara yang menjadi perhatian publik. Dengan nakhoda-nakhoda baru yang memiliki latar belakang kuat di berbagai bidang, Korps Adhyaksa dituntut untuk semakin tajam ke atas dan humanis ke bawah. Pastikan Anda terus memantau kinerja para pejabat baru ini melalui berbagai saluran informasi resmi Kejaksaan di wilayah Anda. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: