Kritik Tajam Ustaz Das’ad Latif Soal Pajak dan Korupsi: 'Tenang Bestie, Masa Tahanan Dipotong'

Kritik Tajam Ustaz Das’ad Latif Soal Pajak dan Korupsi: 'Tenang Bestie, Masa Tahanan Dipotong'

Ustaz Dasad Latif--

radarpena.co.id - Pendakwah kondang Ustaz Das’ad Latif kembali menghebohkan jagat maya melalui unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya. Kali ini, ia melontarkan kritik tajam bin menohok terkait fenomena penegakan hukum bagi para pelaku korupsi di Indonesia, terutama mengenai praktik pemotongan masa tahanan yang kerap terjadi.

Dalam unggahan tersebut, Das’ad Latif memajang tulisan bernada satir yang mengaitkan kewajiban pajak dengan perilaku para pencuri uang rakyat. Ia menyentil realitas hukum yang sering kali memberikan "diskon" hukuman kepada koruptor di saat rakyat kecil berusaha taat aturan.

"Bayarlah pajak karena uang tidak dibawa mati, tapi dibawa koruptor. Tenang bestie, karena koruptornya akan dipotong masa tahanannya," tulis Ustaz Das’ad Latif dalam unggahannya yang viral tersebut.

Langkah sang ustaz seolah mempertegas kegelisahan masyarakat terhadap ketimpangan hukum di tanah air. Publik kerap menyaksikan para terpidana korupsi mendapatkan pengurangan masa hukuman melalui remisi atau peninjauan kembali (PK). Fenomena ini banyak pihak nilai telah mencederai rasa keadilan sosial.

BACA JUGA:Gejolak Global Bukan Alasan! BEM SI Desak Pemerintah Jamin Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis

BACA JUGA:Pertamina dan INPEX Perkuat Kerja Sama Pengembangan LNG Abadi Masela

Meski melontarkan sindiran pedas terhadap oknum koruptor dan sistem peradilan, Das’ad Latif tetap menunjukkan sikap negarawan yang bijak. Ia sama sekali tidak memprovokasi masyarakat untuk berhenti membayar pajak. Sebaliknya, melalui keterangan fotonya, ia justru meminta warga negara untuk tetap menjalankan kewajiban tersebut sebagai bentuk pengabdian dan kecintaan kepada tanah air.

"Walau ada penyimpangan, tapi tetaplah taat pajak sebagai wujud kecintaan kepada republik. Cinta negara bagian dari iman," tegasnya dalam kolom caption.

Reaksi Netizen: "Indonesia Cemas"

Unggahan ini pun langsung memancing banjir komentar dari warganet. Banyak netizen yang sepakat dengan keresahan Das’ad Latif mengenai transparansi pengelolaan uang negara. Mereka menyoroti perlunya pengawasan ketat agar setoran pajak rakyat tidak berakhir di kantong pribadi oknum pejabat.

Berbagai komentar unik hingga serius menghiasi kolom komentar sang pendakwah.

"Seriusan ini sih, udah dapet jaminan surga Jalur WNI," tulis salah satu netizen dengan nada sarkas.

"Realita banget ya Tad hukum di negeri ini. Beginilah jika suatu negara dikuasai golongan tertentu. Sedikit pun tidak akan peduli dengan rakyatnya," timpal netizen lainnya.

"Memasuki Indonesia cemas. Tikus pada berkeliaran," ujar warganet lain merujuk pada maraknya kasus korupsi.(*).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait