Viral Penumpang Masak Mi Instan Pakai Kompor Listrik, KAI: Kami Bisa Turunkan Paksa!
Viral Penumpang Masak Mi Instan Pakai Kompor Listrik, KAI: Kami Bisa Turunkan Paksa!--Instagram
radarpena.co.id - Jagat maya kembali geger menyusul unggahan video dari akun @jabodetabek24info yang memperlihatkan aksi nyeleneh seorang penumpang kereta api. Dalam rekaman tersebut, sang penumpang nekat memasak mi instan menggunakan kompor listrik tepat di kursi gerbong. Aksi ini langsung memicu gelombang kritik pedas dari netizen karena membahayakan keselamatan perjalanan dan membebani sistem kelistrikan kereta.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) tidak tinggal diam melihat tindakan tersebut dan langsung mengeluarkan peringatan keras. Pihak maskapai menegaskan bahwa fasilitas stop kontak atau colokan listrik di setiap kursi memiliki batasan daya tertentu. KAI merancang fasilitas ini hanya untuk perangkat elektronik berdaya rendah, bukan untuk peralatan masak.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menekankan bahwa penggunaan alat elektronik rumah tangga di dalam kereta api merupakan pelanggaran berat. Luqman merinci bahwa stop kontak hanya tersedia untuk kebutuhan pengisian daya gawai seperti ponsel, tablet, atau laptop.
"Penumpang tidak boleh menggunakan stop kontak untuk keperluan lain di luar pengisian daya gawai, apalagi alat elektronik rumah tangga. Tindakan ini sangat berisiko bagi keselamatan dan pasti mengganggu kenyamanan penumpang lain," ujar Luqman dalam keterangan resminya, Rabu 22 April 2026.
Aksi memasak dengan kompor listrik dapat menyebabkan kelebihan beban (overload) pada sistem kelistrikan kereta. Kondisi ini memicu ancaman nyata berupa korsleting listrik yang berujung pada risiko kebakaran. KAI menganggap remehnya pemahaman penumpang terhadap beban listrik dapat berakibat fatal bagi seluruh orang dalam rangkaian kereta.
BACA JUGA:Viral! Siswa SD di Aceh Tengah Seberangi Sungai Pakai Tali Demi Ikut Ujian
BACA JUGA:Viral Video Detik-detik Imam Masjid di Depok Wafat Saat Salat Subuh
Sanksi Penurunan Paksa hingga Jalur Hukum
KAI menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dengan menyiapkan sanksi tegas. Perusahaan pelat merah ini memiliki otoritas penuh untuk menindak siapa pun yang menyalahgunakan fasilitas publik atau mengancam keselamatan umum.
"Kami akan menurunkan penumpang yang terbukti membahayakan keselamatan di stasiun terdekat. Kami juga berpeluang memproses pelaku secara hukum sesuai ketentuan yang berlaku," tambah Luqman secara lugas.
Saat ini, tim internal KAI tengah memvalidasi identitas pelaku serta rute perjalanan kereta dalam video viral tersebut. Langkah investigasi ini bertujuan untuk memberikan efek jera dan memastikan insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
Bagi penumpang yang merasa lapar atau memerlukan air panas, KAI menyarankan agar masyarakat memanfaatkan layanan resmi di kereta makan atau restorasi. Setiap rangkaian kereta sudah menyediakan fasilitas kuliner yang terjamin keamanan dan kualitasnya.
KAI mengimbau seluruh pengguna jasa untuk bekerja sama menjaga kenyamanan dan mematuhi aturan. Keselamatan perjalanan bukan hanya tugas penyedia jasa, melainkan tanggung jawab kolektif setiap individu yang menggunakan moda transportasi kereta api.
BACA JUGA:Viral CCTV Pria Tampar Karyawan Spa di Denpasar Bali, Ini Kronologinya
BACA JUGA:Heboh Video Sopir Bus Malaysia Pangku dan Biarkan Wanita Pegang Kemudi
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: