Penampakan Kabel Jembatan Soekarno Manado Bergetar Saat Lindu M 7,6, Warga Panik!
Detik-detik Menegangkan Kabel Jembatan Soekarno Manado Bergoyang Akibat Gempa M 7,6--
radarpena.co.id - Jagat maya dikejutkan oleh unggahan video amatir yang merekam detik-detik mencekam saat Jembatan Soekarno di Kota Manado, Sulawesi Utara, berguncang hebat. Fenomena ini terjadi akibat gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,6 yang melanda wilayah tersebut pada Kamis 2 April 2026.
Dalam rekaman yang diambil oleh seorang pedagang di area kolong jembatan, terlihat kabel baja penyangga (cable-stayed) dan tiang lampu jalan berayun secara ekstrem selama beberapa detik. Suara gesekan material jembatan yang menahan beban seismik menambah kekhawatiran warga di lokasi. Meskipun jembatan sepanjang 1.127 meter ini memiliki fleksibilitas struktur, guncangan besar tersebut menjadi ujian nyata bagi ketahanan infrastruktur ikonik Manado tersebut.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa episenter gempa terletak di laut, sekitar 129 kilometer tenggara Bitung dengan kedalaman 33 kilometer. Berdasarkan kedalaman dan lokasinya, BMKG mengklasifikasikan lindu ini sebagai gempa bumi megathrust.
"Kejadian ini berasal dari aktivitas subduksi Laut Maluku yang menghujam wilayah Sulawesi Utara. Mengingat kedalamannya yang berada di angka 33 kilometer, gempa ini masuk dalam kategori dangkal dan secara teknis bekerja pada zona megathrust," jelas Plt Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, dalam keterangan resminya.
BACA JUGA:Viral Mobil 'Makan Bergizi Gratis' Jemput Penumpang di Bandara Lombok, BGN Bereaksi
BACA JUGA:Mencekam! Warga Batang Dua Ternate Berhamburan Usai Air Laut Naik Pasca-Gempa M 7,6
Besarnya energi yang dilepaskan memicu BMKG untuk mengeluarkan peringatan dini tsunami. Tercatat, gelombang tsunami kecil menyapu beberapa wilayah pesisir seperti Bitung, Manado, hingga Halmahera Barat dengan ketinggian yang bervariasi.
Situasi ini sempat memicu kepanikan massal, di mana warga Halmahera Barat memilih mengungsi ke titik yang lebih tinggi guna menghindari risiko lebih lanjut. Meskipun saat ini status peringatan tsunami telah dicabut, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi kerusakan bangunan akibat guncangan awal yang masif.
Pasca-gempa utama, BMKG terus memantau aktivitas tektonik di Punggungan Mayu. Hingga laporan terbaru dirilis, tercatat sedikitnya 48 gempa susulan mengguncang wilayah Bitung dan sekitarnya. Kekuatan gempa susulan terbesar terpantau mencapai Magnitudo 5,5.
Otoritas setempat kini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi fisik Jembatan Soekarno untuk memastikan keamanan bagi pengguna jalan. Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab dan selalu merujuk pada kanal informasi resmi terkait pemutakhiran kondisi infrastruktur pascagempa.(*).
Detik-detik gempa datang, Jembatan Soekarno ikonik di Manado, Sulawesi Utara bergoyang ????????????
Kamis, 2/4/2026.
Pedagang sayuran berhasil merekam momen tersebut saat beraktifitas di bawah jembatan.
Kondisi jembatan bergoyang beberapa detik beserta tiang lampu jalan saat gempa.… pic.twitter.com/gGzkfZd6vx — Yuk Berisik (@sharpandshark) April 2, 2026
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: