7 Dampak Buruk Melewatkan Sarapan bagi Tubuh, Nomor 3 Sering Disepelekan!

7 Dampak Buruk Melewatkan Sarapan bagi Tubuh, Nomor 3 Sering Disepelekan!

Ilustrasi sarapan-Unsplash/ Thought Catalog-

BACA JUGA:6 Jenis Sarapan yang Jadi Rahasia Umur Panjang ala Zona Biru

BACA JUGA:7 Keajaiban Sarapan Dua Telur Rebus yang Bikin Tubuh Lebih Prima, Kolesterol Tetap Aman!

3. Berat Badan Justru Naik

Ironisnya, tidak sarapan bukan berarti makan lebih sedikit. Studi menunjukkan orang yang terbiasa melewatkan sarapan cenderung makan lebih banyak di siang atau malam hari.

Ini terjadi karena hormon leptin (pengatur kenyang) dan ghrelin (pemicu lapar) jadi kacau. Saat keduanya tidak seimbang, tubuh bisa mengirim sinyal lapar di waktu yang salah dan memicu makan berlebihan.

4. Mood Mudah Berubah-Ubah

Pernah merasa lebih sensitif atau gampang tersinggung saat belum makan? Itu bukan kebetulan. Saat kadar gula darah rendah, otak kesulitan menjaga kestabilan emosi.

Tidak sarapan bisa membuat suasana hati jadi labil, mudah cemas, hingga rentan stres. Kalau dibiarkan, hal ini bisa berpengaruh ke produktivitas dan hubungan dengan orang lain.

5. Hormon Tubuh Bisa Terganggu

Selain memengaruhi energi, sarapan juga berperan dalam menjaga keseimbangan hormon. Kortisol, hormon yang berhubungan dengan stres, biasanya tinggi saat bangun tidur lalu menurun perlahan sepanjang hari.

BACA JUGA:Rekomendasi 7 Menu Sarapan dari Ilmuwan Bisa Memperpanjang Umur dan Risiko Penyakit

BACA JUGA:7 Menu Sarapan Sehat dan Praktis yang Bisa Kamu Buat di Rumah, Gak Bikin Ribet!

Jika tidak sarapan, kadar kortisol bisa bertahan lebih lama, membuat tubuh lebih tegang dan mudah stres. Pada wanita, hal ini juga bisa mengacaukan siklus menstruasi.

6. Cenderung Ngidam Makanan Kurang Sehat

Rasa lapar yang tertahan di pagi hari bisa membuat kita mencari kompensasi di siang atau sore.

Akibatnya, tubuh menginginkan makanan cepat saji, manis, atau berlemak tinggi karena dianggap bisa memberi energi instan.

Padahal, jenis makanan seperti itu hanya membuat kenyang sesaat dan bisa merugikan kesehatan jangka panjang.

7. Risiko Penyakit Jantung Meningkat

Bukan hanya soal energi, melewatkan sarapan juga bisa membawa konsekuensi serius bagi kesehatan jantung.

Beberapa penelitian menemukan adanya hubungan antara skip sarapan dengan meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait