Rahasia Tidur Tenang, Stop 5 Kebiasaan yang Diam-diam Ganggu Pikiran, Bikin Overthinking!
Ilustrasi overthinking di malam hari-Freepik-
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Malam hari seharusnya jadi waktu paling tenang setelah seharian penuh aktivitas. Sayangnya, banyak orang justru terjebak dalam overthinking saat hendak tidur.
Pikiran yang berputar tanpa henti sering kali berawal dari kebiasaan sepele yang dianggap biasa. Kalau dibiarkan, hal ini bukan hanya membuat tidur terasa berat, tapi juga bikin tubuh kelelahan keesokan harinya.
Supaya kamu bisa tidur lebih nyenyak, yuk hindari beberapa kebiasaan berikut ini yang ternyata diam-diam memicu overthinking malam.
1. Terlalu Lama Scroll Media Sosial
Siapa yang tidak tergoda membuka Instagram, TikTok, atau Twitter sebelum tidur? Sekilas memang terasa seru untuk mengisi waktu, tapi tanpa sadar justru bikin otak jadi semakin aktif.
Melihat unggahan orang lain sering kali memunculkan rasa membandingkan diri, entah soal karier, penampilan, atau pencapaian. Pikiran pun jadi penuh analisis yang sebenarnya nggak perlu.
BACA JUGA:7 Solusi Burnout Kerja, Cara Cerdas Atasi Lelah Fisik dan Mental di Dunia Kantoran
BACA JUGA:Overthinking Terus? Yuk, Coba Teknik Grounding 5-4-3-2-1 yang Ampuh dan Simpel!
Ditambah lagi, cahaya biru dari layar ponsel bisa mengganggu produksi melatonin, hormon yang mengatur rasa kantuk.
Akhirnya, meski tubuh sudah lelah, otak tetap “melek” dan sulit beristirahat. Supaya lebih tenang, biasakan menjauhkan ponsel minimal satu jam sebelum tidur dan pilih aktivitas santai seperti membaca buku ringan atau mendengarkan musik relaksasi.
2. Mengulang Kejadian Sehari Penuh
Merefleksikan apa yang terjadi sepanjang hari memang baik, tapi kalau terlalu detail justru bisa menjebakmu dalam lingkaran overthinking.
Misalnya, mengingat kembali obrolan dengan rekan kerja, menyesali kesalahan kecil, atau bertanya-tanya kenapa seseorang bersikap dingin.
Pikiran semacam ini membuat otak terus bekerja, bahkan ketika tubuh ingin beristirahat.
Kalau dibiarkan, kebiasaan ini bisa memunculkan rasa bersalah berlebihan hingga membuat tidur tidak nyenyak.
Cobalah untuk membatasi refleksi diri. Pilih satu hal positif atau pelajaran penting dari hari itu, lalu lepaskan sisanya. Dengan begitu, otak terasa lebih lega dan tidur pun datang lebih cepat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: