Minat Kuliah di Luar Negeri? Ini 5 Negara dengan Biaya Paling Tinggi yang Perlu Diantisipasi

Minat Kuliah di Luar Negeri? Ini 5 Negara dengan Biaya Paling Tinggi yang Perlu Diantisipasi

Negara yang memberikan pendidikan gratis--

BACA JUGA:Kuliah Gratis! Unhan Buka Pendaftaran Mulai 1 Februari 2025, Cek Persyaratan dan Ketentuannya

3. Hungaria

Hungaria, salah satu tujuan kuliah di Eropa yang cukup diminati, ternyata punya biaya pendidikan yang tinggi juga.

Rata-rata biaya kuliah di sana menyentuh angka USD 34.200 (sekitar Rp576 juta), atau sekitar 92% dari rata-rata pendapatan tahunan.

Ada opsi kuliah gratis dari pemerintah Hungaria, tapi dengan syarat yang tak main-main, kamu harus tinggal dan bekerja di sana selama minimal 10 tahun setelah lulus. Pertimbangkan baik-baik sebelum berkomitmen.

4. Chili 

Di kawasan Amerika Latin, Chili menempati posisi teratas dalam hal biaya pendidikan tinggi. Rata-rata biaya kuliah di sini mencapai USD 23.600 (sekitar Rp397 juta), sementara rata-rata penghasilan keluarga hanya USD 17.773.

Kesenjangan antara biaya dan kemampuan membayar inilah yang memicu aksi protes besar-besaran dari mahasiswa pada 2011 hingga 2013, yang dikenal sebagai “Chilean Winter”.

Meski sistem pendidikannya cukup baik, kuliah di Chili tetap butuh strategi keuangan yang matang.

5. Malaysia 

Tak perlu jauh-jauh ke Eropa atau Amerika, Malaysia pun tercatat sebagai salah satu negara dengan biaya kuliah tinggi di Asia Tenggara.

Rata-rata biaya pendidikan di sana sekitar USD 18.000 (Rp303 juta). Memang lebih murah dibanding negara Barat, tapi tetap terasa berat bagi sebagian besar warga lokal.

BACA JUGA:10 Rekomendasi Jurusan Kuliah Ideal untuk Introvert, Temukan Zona Nyamanmu

BACA JUGA:Bukan Cuma Kedokteran, 5 Jurusan Kuliah Ini Juga Bikin Masa Depan Cerah!

Dengan gaji rata-rata sekitar RM2.052 per bulan (sekitar Rp7,9 juta), banyak mahasiswa harus menyisihkan lebih dari separuh pendapatan tahunan keluarga untuk biaya pendidikan.

Meski begitu, bagi pelajar Indonesia, Malaysia masih bisa jadi pilihan menarik karena faktor geografis, budaya serumpun, dan biaya hidup yang relatif terjangkau.

Kuliah di luar negeri bukan sekadar urusan akademik, tapi juga tentang kesiapan finansial. Negara-negara dengan biaya pendidikan tinggi menawarkan kualitas yang mumpuni, namun juga menuntut perencanaan keuangan yang serius.

Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Pastikan kamu mempersiapkan semuanya dengan cermat agar impian kuliah di luar negeri tidak berubah jadi beban keuangan berkepanjangan. Selamat merancang masa depan, dan semoga jalanmu menempuh ilmu selalu lancar!

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait