Imbas Huru-hara Skincare Overclaim, Uya Kuya Bantah Undang Shella Saukia ke DPR RI
Uya Kuya bantah undang Shella Saukia ke DPR RI -Disway/Hasyim Ashari-
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Presenter dan selebritas Uya Kuya membantah tuduhan bahwa dirinya mengundang Shella Saukia, brand owner skincare, dan beberapa dokter estetika untuk datang ke Gedung DPR RI.
Hal ini disampaikan Uya melalui unggahan di akun Instagramnya pada Jumat, 21 Februari 2025.
Uya menegaskan bahwa pihak DPR RI tidak pernah mengundang Shella dan rekan-rekannya, melainkan mereka sendiri yang mengajukan surat permohonan untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI.
"DPR tidak pernah sama sekali mengundang mereka (brand owner dan dokter-dokter estetika). Gua tanya ke sekretariat, ternyata mereka yang berkirim surat dari beberapa minggu lalu untuk mengajukan surat permohonan untuk RDP yang membicarakan soal keresahan, kegaduhan soal skincare, termasuk dugaan pemerasan dari seorang dokter ke dokter lainnya," jelas Uya Kuya dalam unggahannya.
Uya juga membantah tuduhan bahwa dirinya menerima bayaran dari brand owner skincare. Ia merasa tidak terima dengan komentar-komentar yang menudingnya membela brand owner tertentu.
BACA JUGA:6 Fakta Nikita Mirzani Jadi Tersangka Kasus Pemerasan Bos Skincare
BACA JUGA:Jadi Tersangka Pemerasan dan Pengancaman, Nikita Mirzani: Bodo Amat, Kita Buktikan di Pengadilan
"Nah tiba-tiba datang segerombolan orang yang komentar di Uya Kuya, bilang membela brand owner, dibayar brand owner dan lainnya. Ya maaf nih ya, orang yang kenal gue udah pasti siapa gue," tegasnya.
Sebelumnya, Nikita Mirzani melalui Instagram story-nya menduga bahwa Shella Saukia, dokter Reza Gladys, dan rekan-rekannya bisa mendatangi Komisi IX DPR RI atas bantuan Uya Kuya.
Namun, Uya menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam proses pengundangan tersebut.
Kasus ini bermula dari keresahan sejumlah brand owner skincare dan dokter estetika terkait isu-isu yang beredar di industri skincare, termasuk dugaan praktik pemerasan antardokter.
Mereka mengajukan surat permohonan RDP untuk membahas masalah tersebut secara resmi dengan Komisi IX DPR RI.
Uya Kuya, yang dikenal aktif menyuarakan berbagai isu sosial, menegaskan bahwa dirinya hanya ingin membantu menyelesaikan masalah yang terjadi di masyarakat.
"Gue cuma ingin membantu menyelesaikan masalah yang ada, bukan untuk kepentingan pribadi atau dibayar oleh siapa pun," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: