Jadwal Lengkap Oneway, Contraflow, dan Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 2026

Jadwal Lengkap Oneway, Contraflow, dan Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 2026

Korlantas Polri resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas arus balik Lebaran 2026 mulai 23 Maret.-Foto:ANT-

Radarpena.co.id  - Korlantas Polri mulai mengaktifkan skenario rekayasa lalu lintas (lalin) besar-besaran guna mengantisipasi puncak arus balik Lebaran 2026. Setelah resmi mengakhiri sistem satu arah (oneway) saat mudik pada 20 Maret lalu, kini kepolisian fokus mengatur arus kendaraan yang kembali menuju arah Jabodetabek.

Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa jajarannya telah mematangkan manajemen lalu lintas untuk menghadapi volume kendaraan yang diprediksi sangat tinggi. Sistem satu arah, lawan arus (contraflow), hingga pembatasan ganjil-genap akan menjadi instrumen utama di lapangan.

Berdasarkan data Korlantas Polri, berikut adalah jadwal lengkap rekayasa lalu lintas selama periode arus balik Lebaran 2026:

Sistem Satu Arah (Oneway)

Sistem ini diberlakukan mulai Senin, 23 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Titik lokasi dimulai dari Km 421 Tol Semarang-Solo sampai dengan Km 70 Tol Jakarta-Cikampek.

Sistem Lawan Arus (Contraflow)

Ruas Tol Cikampek: Berlaku mulai Senin, 23 Maret 2026 pukul 14.00 WIB hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, tepatnya dari KM 70 Cikampek hingga KM 47 Karawang Barat.

Ruas Tol Jagorawi: Berlaku situasional pada Selasa, 24 Maret 2026 dan Minggu, 29 Maret 2026 pukul 14.00–19.00 WIB di KM 21 hingga KM 8 Jagorawi.

Sistem Ganjil-Genap

Pembatasan ini berlangsung mulai Senin, 23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Lokasi penerapan meliputi KM 414 Tol Semarang-Batang hingga KM 47 Tol Jakarta-Cikampek, serta KM 98 hingga KM 31 ruas Tol Tangerang-Merak.

Imbauan Hindari Puncak Arus Balik

Kementerian Perhubungan memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terbagi dalam tiga gelombang, yakni pada tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026. Guna mencegah kemacetan total, pemerintah menyarankan pemudik untuk kembali lebih awal atau memanfaatkan waktu pada 25–27 Maret 2026.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang berlaku pada tanggal 25–27 Maret tersebut.

"Pemerintah memberikan kebijakan WFA agar distribusi volume kendaraan lebih merata. Kami mengimbau masyarakat jangan sampai menumpuk pada tanggal puncak arus balik agar perjalanan tetap aman dan lancar," tutur Aan dalam keterangan resminya.

Masyarakat diminta untuk selalu memantau informasi terkini melalui saluran resmi Polri dan aplikasi navigasi sebelum memulai perjalanan, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik agar tidak menghambat laju kendaraan di gerbang tol.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait