Arus Balik Lebaran 2026 Gelombang 2: Tol Cipali Mulai Membara, 3.500 Kendaraan Serbu Jakarta per Jam!

Arus Balik Lebaran 2026 Gelombang 2: Tol Cipali Mulai Membara, 3.500 Kendaraan Serbu Jakarta per Jam!

Arus Balik via Cipali--

radarpena.co.id - Gelombang arus balik Lebaran 2026 mulai menunjukkan taringnya. Memasuki H+4 lebaran, Minggu siang (29/3/2026), ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) mencatat lonjakan volume kendaraan yang signifikan menuju arah Jakarta.

Data terbaru menunjukkan kepadatan mulai konsisten meningkat sejak tengah hari, menandakan puncak arus balik sudah di depan mata.

Berdasarkan laporan resmi pengelola tol, tercatat sebanyak 46.000 kendaraan telah melintasi Tol Cipali arah Jakarta hanya dalam kurun waktu 15 jam (pukul 00.00 hingga 15.00 WIB). Angka ini mengalami kenaikan sebesar 10% dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya.

BACA JUGA:BTN Run 2026 for Charity Jadi Aksi Nyata untuk Negeri, Donasi Tembus Rp 760 Juta 

Ardam Rafif Trisilo, Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, mengonfirmasi bahwa tren kenaikan ini terjadi secara bertahap.

"Hari ini terpantau terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang melintas per jamnya secara konsisten," ujar Ardam dalam keterangannya.

Grafik Kenaikan: Siang Hari Jadi Titik Didih

Bagi Anda yang sedang memantau waktu perjalanan, berikut adalah rincian kepadatan yang terjadi di Tol Cipali hari ini:

  • Pukul 00.00–12.00 WIB: sekitar 3.000 kendaraan per jam
  • Pukul 12.00–15.00 WIB: meningkat menjadi 3.500 kendaraan per jam

Meskipun terjadi lonjakan ribuan kendaraan, skema One Way yang diterapkan pihak kepolisian dan pengelola tol terbukti ampuh menjaga arus lalu lintas tetap mengalir lancar di kedua jalur.

Panduan Aman Melintasi Jalur One Way

Lonjakan volume kendaraan menuntut kewaspadaan ekstra. Pengelola tol mengeluarkan mandat penting bagi para pemudik agar tidak terjadi bottleneck atau kecelakaan:

BACA JUGA:Jay Idzes: Duel Lawan Bulgaria Jadi Ujian Sesungguhnya Skuad Garuda

Dilarang Berhenti di Bahu Jalan: Kecuali dalam keadaan darurat, bahu jalan harus tetap steril.

Tertib Jalur: Jangan berpindah jalur secara sembarangan atau mendadak.

Jangan Gunakan U-Turn: Dilarang keras melakukan putar balik di jalur tol. Jika ingin berpindah jalur, gunakan gerbang tol terdekat sebagai akses keluar-masuk resmi.

Kelelahan adalah musuh utama saat arus balik. Mengingat durasi perjalanan yang mungkin lebih lama dari biasanya, Ardam mengingatkan pengguna jalan untuk mengutamakan keselamatan di atas kecepatan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: