DKI Jakarta Sumbang 50 Persen Pengguna QRIS Nasional, Jadi Motor Digitalisasi Ekonomi Indonesia

DKI Jakarta Sumbang 50 Persen Pengguna QRIS Nasional, Jadi Motor Digitalisasi Ekonomi Indonesia

DKI Jakarta Sumbang 50 Persen Pengguna QRIS Nasional, Jadi Motor Digitalisasi Ekonomi Indonesia-Cahyono -Disway grup

Tahun lalu tercapai: Rp12 triliun

Jakarta Fair 2025

Target: Rp7 triliun, capaian: Rp9 triliun

Jakarta Great Sale 2025

Capaian: Rp21 triliun dari target awal Rp14 triliun.

Jakarta Jadi Barometer Ekonomi Digital Nasional

Deputi Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta, Yosamartha, menyatakan bahwa Jakarta adalah wajah pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pada triwulan II 2025, ekonomi DKI tumbuh 5,18%, melampaui rata-rata nasional yang sebesar 5,12%.

“Kalau kita bicara kontribusi, inflasi Jakarta hampir seperlima dari nasional. Jadi kalau kita lemah lesu, Indonesia pun ikut batuk-batuk,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa Jakarta adalah pusat lahirnya berbagai inovasi digital:

Indeks Daya Saing Digital Jakarta tertinggi di Indonesia

Sebagian besar inisiatif digitalisasi nasional lahir di Jakarta

“Jakarta itu game changer. Klop antara digitalisasinya, konsumennya, dan potensinya,” tambah Yosamartha.

Dengan kontribusi 50% terhadap total pengguna QRIS nasional, Jakarta tidak hanya menjadi episentrum ekonomi, tapi juga pionir transformasi digital Indonesia.

Dukungan dari Pemprov DKI, Bank Indonesia, dan antusiasme masyarakat menjadikan ibu kota sebagai role model digitalisasi ekonomi di tingkat nasional.

DKI Jakarta mencatatkan diri sebagai kontributor utama transaksi digital nasional dengan menyumbang sekitar 50 persen pengguna QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait