Jelang Idul Adha 2024, DLH DKI Jakarta Imbau Warga Potong Kurban di Tempat Pemotongan Resmi
DLH) DKI Jakarta mengimbau seluruh warga agar menyembelih hewan kurban di lokasi pemotongan yang menerapkan Eco Qurban saat Idul Adha 1446 H/2025-Disway/Cahyono-
“Sisa darah atau cairan dari area pemotongan harus dibersihkan menggunakan bahan penyerap seperti serbuk kayu, sekam padi, arang aktif, atau zeolit. Air yang sudah tidak bercampur darah dapat dimanfaatkan kembali, misalnya untuk menyiram tanaman,” kata Ria.
Sementara untuk bagian tubuh hewan yang tidak dimanfaatkan pengelolaannya harus dilakukan secara bijak.
Jika tersedia lahan dan jumlah hewan tidak banyak, sisa tersebut dapat ditimbun dalam tanah dengan tambahan disinfektan.
Alternatif lainnya adalah diolah menggunakan Maggot Black Soldier Fly. Jika jumlah hewan kurban banyak dan lokasi tidak memadai, sisa tubuh hewan harus diperlakukan sebagai limbah padat organik khusus karena berpotensi mengandung patogen.
Limbah ini harus dipisahkan dari sampah organik biasa dan sampah non-organik, lalu dimusnahkan melalui proses insinerasi.
Terakhir, konsumsi makanan saat kurban juga perlu dikelola agar tidak menambah timbunan sampah.
Disarankan untuk memasak sesuai kebutuhan dan menerapkan konsep prasmanan agar mengambil mencegah sisa makanan berlebih.
“Eco Qurban juga mendorong penggunaan kemasan ramah lingkungan untuk pembagian daging. Gunakan wadah guna ulang seperti besek bambu, daun pisang, atau wadah makanan guna ulang pribadi daripada plastik sekali pakai,” tuturnya.
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga akan menyelenggarakan lomba kampanye media sosial Eco Qurban berkolaborasi dengan Tunasmuda Care (T.Care) dalam rangka menjaga lingkungan dengan praktik pengelolaan limbah kurban yang ramah lingkungan, serta mengurangi timbulan sampah.
Terutama dari penggunaan plastik sekali pakai yang kerap digunakan untuk membungkus daging kurban.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: