Dishub Pasang CCTV di Kawasan Pasar Tanah Abang, Parkir Liar Tak Bisa Lagi Kucing-kucingan

Dishub Pasang CCTV di Kawasan Pasar Tanah Abang, Parkir Liar Tak Bisa Lagi Kucing-kucingan

Dishub DKI Jakarta telah memasang kamera CCTV di kawasan Pasar Tanah Abang untuk mengawasi parkir liar. -Istimewa-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Dalam upaya menindak tegas praktik parkir liar yang kerap meresahkan pengunjung, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah memasang kamera CCTV di kawasan Pasar Tanah Abang.

Langkah ini diambil menyusul banyaknya aduan masyarakat terkait premanisme berkedok juru parkir liar (Jukir) yang mematok tarif hingga puluhan ribu rupiah di lokasi tersebut.

“Kamera CCTV untuk pengawasan parkir liar sudah terpasang di kawasan Tanah Abang,” ungkap Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo.

Syafrin menerangkan saat ini CCTV sudah terpasang di 7 titik kawasan rawan parkir liar di Jakarta.

"Akan dilengkapi menjadi 8 titik kamera," terangnya.

Kesempatan sebelumnya Syafrin menerangkan, selama ini anggotanya kerap "kucing-kucingan" dengan para juru parkir (Jukir) liar.

Menurutnya, saat hendak ditertibkan, Jukir liar sudah kabur dari lokasi. Namun setelah petugas pergi, Jukir liar kembali ke lokasi unuk beroperasi.

BACA JUGA:Koin Ethereum Diproyeksikan Melonjak Rp65 Juta, Cek Update Terkini Pasar Kripto dan Sentimen Pendorongnya

BACA JUGA:POCO C71 Resmi Rilis di Indonesia, HP Sejutaan Paling Cadas dengan Layar 120Hz dan Kamera 32MP!

"Ini yang kemudian seperti kunci-kuncingan dan oleh sebab itu yang kami akan lakukan ke depan, tentu kita akan memperbanyak kamera CCTV," kata Syafrin di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara dikutip Minggu, 18 Mei 2025.

Parkir Liar di Tanah Abang: Masalah Klasik yang Sulit Hilang

Pasar Tanah Abang dikenal sebagai salah satu pusat grosir terbesar di Asia Tenggara. Namun, citranya kerap tercoreng oleh keberadaan parkir liar yang mengganggu kenyamanan dan keamanan pengunjung.

Meskipun sering ditertibkan oleh aparat gabungan, para Jukir liar kembali muncul saat aparat lengah.

“Selama ini kami kerap seperti main ‘kucing-kucingan’. Saat petugas datang, Jukir kabur. Tapi ketika petugas pergi, mereka kembali lagi,” kata Syafrin.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait