Viral! Sopir Truk Dipalak Preman di Tanah Abang, Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku
Sopir truk dipalak preman di Tanah Abang--Tangkapan layar TikTok @anakesapa22
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Insiden pemalakan terhadap sopir truk kembali mencuat dan menjadi sorotan publik. Kali ini, kejadian tak mengenakkan tersebut terjadi di kawasan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Seorang sopir truk yang tengah mengangkut barang menjadi korban aksi premanisme saat melintas di wilayah tersebut. Kejadian ini pun viral usai sang sopir merekam langsung proses pemalakan dan membagikannya di media sosial.
Peristiwa yang mengejutkan publik ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian yang langsung bertindak cepat.
Dalam video berdurasi pendek yang beredar luas, tampak seorang sopir berbicara kepada atasannya melalui kamera ponsel.
"Bos, kita nih ada kawalan Bos, nih buktinya ini, si abang ini, ya kan, takut saya ngebohong atau apa, tuh berapa?" ucap sang sopir sambil merekam.
BACA JUGA:
- Viral! Demi ACC Skripsi, Mahasiswa Nekat Kejar Dosen Sampai ke Gunung Lawu
- Viral! Surat Haru dari Siswi Sekolah Rakyat untuk Presiden Prabowo: 'Kami Kini Punya Harapan'
- Viral! Oknum Diduga Polisi Minta Uang Tilang Rp500 Ribu Dinego, Netizen Geram
Ia menyebutkan bahwa harus membayar sejumlah uang kepada seorang pria jika ingin melintas di kawasan tersebut. Sopir itu bahkan menyebutkan adanya "kuitansi" sebagai bukti pembayaran.
"Kuitansinya ada Bos," sahut pria pemalak.
Tampak pria pemalak mengonfirmasi bahwa tarif yang diminta sebesar Rp100 ribu. Sang sopir kemudian menyerahkan uang dan memastikan bahwa dirinya sudah aman melintas.
Kapolsek Metro Tanah Abang, Kompol Haris Akhmat, membenarkan adanya laporan pemalakan tersebut. Ia mengatakan bahwa pelaku dengan inisial MR (33) telah berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian pada Rabu, 30 Juli 2025. Pelaku diketahui telah melakukan aksi pemerasan terhadap sopir truk di lokasi tersebut sebanyak tiga kali.
"Sudah tertangkap pelaku, inisial MR, usia 33 tahun. Setelah diperiksa, dia mengaku sudah tiga kali melakukan pemerasan terhadap sopir," jelas Kompol Haris dikutip dari detik.com.
Video viral ini menuai kecaman dari warganet. Banyak yang mengapresiasi tindakan cepat polisi dalam menindak pelaku.
Masyarakat berharap aparat terus menjaga keamanan jalanan, terutama bagi para sopir truk yang bekerja keras dan sering menjadi sasaran aksi premanisme.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: