Modus Top Up Game Online Kasir Minimarket di Jatiuwung Lecehkan Bocah Laki-Laki di Toilet

Modus Top Up Game Online Kasir Minimarket di Jatiuwung Lecehkan Bocah Laki-Laki di Toilet

Kasir minimarket di Jatiuwung diamankan warga karena diduga cabuli bocah laki-laki di toilet--ist

TANGERANG, RADARPENA.CO.ID – Dunia maya dan godaan game online kembali menelan korban, kali ini dengan cara yang sangat memilukan.

Seorang kasir minimarket berinisial A (23) di Jatiuwung, Tangerang, diduga kuat melakukan pelecehan seksual terhadap seorang anak laki-laki berusia 11 tahun dengan modus iming-iming top up pulsa game online gratis.

Kasus yang menggemparkan ini diungkap oleh Polsek Jatiuwung pada Senin, 16 Juni 2025. Kapolsek Jatiuwung, Kompol Rabiin, menjelaskan kronologi kejadian mengerikan yang bermula pada Minggu (15/6) sekitar pukul 09.00 WIB.

BACA JUGA:Biar Makin Menarik! 5 Rekomendasi Sabun Mandi Pria yang Wajib Dicoba, Bikin Wangi dan Kulit Cerah

Modus Iming-Iming Pulsa Rp100 Ribu

Korban, yang kala itu datang ke minimarket bersama temannya untuk top up game online sebesar Rp30.000, tak menyangka akan menjadi sasaran kejahatan.

Pelaku A, yang berprofesi sebagai kasir, menawarkan top up gratis senilai Rp100.000 kepada korban.

Namun, tawaran menggiurkan tersebut datang dengan syarat yang sangat menjijikkan: korban harus mau ikut ke kamar mandi minimarket bersamanya.

"Awalnya korban mau top up Rp30rb, Namun, terduga pelaku kasir pada minimarket ini menawarkan korban top up Rp100rb gratis. Tetapi dengan syarat korban mau ikut ke kamar mandi yang ada di minimarket itu bersamanya," terang Kompol Rabiin kepada awak media.

Terbujuk oleh iming-iming top up yang jauh lebih besar, korban pun mengikuti kemauan bejat pelaku.

Setelah melancarkan aksi kejinya, pelaku dan korban kembali ke kasir, dan top up pulsa game online senilai Rp100.000 itu benar-benar diberikan kepada korban.

BACA JUGA:5 Pemain Persib Dipanggil Timnas Indonesia U23 untuk TC Jelang Piala ASEAN dan Kualifikasi Piala Asia 2025

Usai kejadian, korban sempat bermain game seperti biasa bersama teman-temannya. Namun, rasa trauma dan ketakutan mendalam terus menghantuinya.

Akhirnya, korban memberanikan diri menceritakan peristiwa pilu tersebut kepada orang tuanya.

Mendengar pengakuan anaknya, orang tua korban langsung bergerak cepat dan melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Jatiuwung.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait