Link Video Aksi Nekat Pemuda Onani dalam angkot Depan Karyawati di Tangerang
Tangkapan layar seorang pemuda nekad onani di dalam angkot depan karyawati--
TANGERANG SELATAN, RADARPENA.CO.ID — Video Seorang karyawati berinisial RN mengalami pelecehan seksual di dalam angkutan kota (angkot) jurusan Muncul–Kalideres pada Kamis (15/5) pagi.
Insiden terjadi saat pelaku seorang pemuda yang duduk berhadapan dengan korban melakukan tindakan tidak senonoh atau onani secara terang-terangan di hadapan penumpang lainnya.
Peristiwa memalukan itu terjadi sekitar pukul 10.32 WIB, di sepanjang ruas Jalan ITC hingga BSD Plaza, Tangerang Selatan.
BACA JUGA:Kecelakaan di Tol Jagorawi 18 Mei 2025: Hyundai Tabrak Pikap, 2 Orang Luka-Luka
“Saya naik angkot di depan Mall Pelayanan Publik Tangsel. Di dalam angkot sudah ramai, kebanyakan penumpang laki-laki,” ungkap RN kepada awak media pada Kamis malam.
Menurut RN, pria yang mengenakan kaus pink dan masker putih itu sejak awal sudah berada di dalam angkot. Tanpa rasa malu, pelaku melakukan aksi cabulnya selama perjalanan.
View this post on Instagram
RN yang duduk berhadapan langsung dengan pelaku mengaku menjadi saksi langsung atas tindakan tersebut, dan sempat merekam aksi pelaku sebagai bukti.
“Pelaku terus melakukan aksi tidak senonoh itu sepanjang perjalanan. Hanya saya dan satu penumpang perempuan lain yang tampaknya menyadari. Yang lain tampaknya tidak sadar,” ujarnya.
RN menuturkan bahwa dirinya sempat menegur pelaku ketika angkot berhenti di lampu merah BSD Plaza. Namun, respons pelaku tidak mengindahkan teguran tersebut hingga penumpang lain mulai memperhatikan.
BACA JUGA:Resm! Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Cair Mulai Juni 2025, Ini Rinciannya
“Setelah saya tegur dan turun dari angkot, saya langsung pergi karena sangat takut dan trauma,” kata RN. Ia bersama penumpang perempuan lainnya memutuskan turun bersamaan dan melanjutkan perjalanan dengan angkot lain demi keselamatan.
RN berharap pihak berwenang dapat menindaklanjuti kasus ini dan memberikan rasa aman bagi para pengguna transportasi umum, khususnya perempuan. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian terkait identitas maupun keberadaan pelaku.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: