Skandal Jeffrey Eipstein di Kerajaan Inggris: Konsekuensi Pangeran Andrew

Skandal Jeffrey Eipstein di Kerajaan Inggris: Konsekuensi Pangeran Andrew

--

Radarpena.co.id - Pangeran Andrew Dipaksa Keluar dari Royal Lodge di Windsor Akibat Skandal Jeffrey Epstein

Skandal yang melibatkan terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein telah membawa konsekuensi berat bagi banyak sosok publik, termasuk pria yang dulunya dikenal sebagai Pangeran Andrew, putra kedua Ratu Elizabeth II. Salah satu akibat paling mencolok adalah keputusan keluarga kerajaan untuk memaksa Andrew keluar dari rumah istananya di Royal Lodge, Windsor, yang telah menjadi tempat tinggalnya selama bertahun-tahun.

Hubungan dengan Jeffrey Epstein yang Hancurkan Reputasi

Pangeran Andrew telah lama dikaitkan dengan Epstein, seorang pengusaha kaya yang dinyatakan bersalah karena kejahatan seks terhadap anak di bawah umur dan eksploitasi budak seks. Hubungan keduanya dimulai pada akhir 1990-an, dan Andrew pernah mengunjungi rumah-rumah Epstein di Amerika Serikat, Pulau Little Saint James (tempat Epstein mengeksploitasi korban), serta bertemu dengan dia di London.

Kontroversi memuncak ketika Virginia Giuffre (sekarang Virginia Roberts Giuffre), seorang korban Epstein, menuduh Andrew telah melakukan pelecehan seks terhadapnya ketika dia masih remaja. 

Andrew secara tegas menolak tuduhan tersebut, tetapi kasus hukum yang muncul pada tahun 2021 membuat nama keluarga kerajaan tercoreng. Pada Februari 2022, Andrew dan Giuffre mencapai persetujuan luar pengadilan yang tidak menyertakan pengakuan bersalah, tetapi membayar kompensasi yang tidak diumumkan nilainya.

Dikeluarkan dari Jabatan Kerajaan dan Rumah Istana

Sebelum dipaksa keluar dari Royal Lodge, Pangeran Andrew telah mengalami konsekuensi lain akibat skandal. Pada Januari 2022, keluarga kerajaan mengumumkan bahwa Andrew akan kehilangan semua gelar militer dan patronase kerajaan, serta tidak lagi menggunakan gelar "Raja Yang Mulia" (His Royal Highness/HRH) dalam aktivitas publik. Langkah ini ditujukan untuk memisahkan keluarga kerajaan dari kontroversi yang melilitnya.

Keputusan untuk memaksa Andrew keluar dari Royal Lodge diumumkan pada tahun 2023. Rumah istana yang luas dan megah itu telah menjadi tempat tinggalnya sejak 2004, dengan perjanjian yang memungkinkannya tinggal di sana dengan sewa murah selama hidupnya – asalkan dia memelihara bangunan. Namun, setelah skandal semakin merusak citra keluarga kerajaan, Raja Charles III (saudara Andrew) memutuskan untuk mencabut izin tersebut. Andrew kemudian dipindahkan ke Frogmore Cottage, tempat tinggal yang lebih kecil di kompleks Windsor Estate.

Reaksi Publik dan Dampak Jangka Panjang

Reaksi publik terhadap keputusan itu beragam, tetapi banyak yang menyatakan dukungan karena melihatnya sebagai langkah yang perlu untuk memelihara integritas keluarga kerajaan. Beberapa kritikus bahkan menginginkan konsekuensi yang lebih berat, menyatakan bahwa Andrew seharusnya dituntut hukum lebih lanjut.

Bagi Pangeran Andrew sendiri, keluar dari Royal Lodge menandai akhir era dalam kehidupannya sebagai anggota kerajaan utama. Sejak itu, dia jarang muncul di publik dan lebih fokus pada kehidupan pribadinya. Sementara itu, skandal Epstein dan peran Andrew di dalamnya tetap menjadi topik pembicaraan yang sensitif, dan telah berkontribusi pada perubahan persepsi publik terhadap keluarga kerajaan di Inggris.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: