5 Daun Rebusan yang Dipercaya Ampuh Bantu Redakan Asam Urat, Nyeri Sendi Berkurang!
Ilustrasi terkena asam urat-Freepik/ stefamerpik-
BACA JUGA:10 Cara Mengelola Asam Urat Saat Traveling, Perjalanan Jadi Lancar Tanpa Masalah
BACA JUGA:Mitos Atau Fakta Asam Urat Penyakit Turunan? Yuk Kenali Penyebab dan Cara Pengobatannya
3. Brotowali
Brotowali sudah lama menjadi andalan dalam dunia herbal, terutama di Indonesia. Rasanya memang pahit, tapi khasiatnya dipercaya sangat bermanfaat.
Tanaman ini memiliki efek anti-inflamasi dan pereda nyeri yang membantu mengurangi gejala asam urat.
Dalam pengobatan tradisional, brotowali biasanya direbus dan airnya diminum. Meski butuh penelitian lebih lanjut pada manusia, penggunaannya secara turun-temurun cukup populer.
4. Daun Jelatang
Tanaman jelatang dikenal sebagai herbal alami yang membantu melawan peradangan.
Walaupun risetnya masih terbatas, daun jelatang sering digunakan sebagai ramuan untuk menjaga kesehatan ginjal sekaligus meringankan nyeri akibat asam urat.
Cara membuatnya sederhana, rebus 1-2 sendok teh daun jelatang kering dalam secangkir air panas, lalu minum hingga tiga kali sehari.
BACA JUGA:Inilah Rekomendasi Obat Asam Urat Yang Alami Dan Efektif
BACA JUGA:Inilah Sejumlah Sayuran yang Jika Dikonsumsi Bikin Asam Urat Kambuh, Cek Faktanya!
5. Daun Mimba
Mimba, atau neem, populer di India sebagai bagian dari pengobatan Ayurveda. Daun ini dikenal punya sifat anti-inflamasi sehingga dapat membantu mengurangi bengkak dan nyeri pada sendi yang disebabkan asam urat.
Biasanya, daun mimba diolah menjadi pasta untuk dioleskan di area sendi yang sakit. Selain itu, tersedia juga dalam bentuk kapsul maupun minyak herbal.
Menggunakan daun rebusan sebagai pendukung pengobatan asam urat memang terdengar alami, tapi jangan lupa untuk tetap berkonsultasi dengan dokter. Setiap orang bisa memiliki reaksi berbeda terhadap herbal tertentu.
Selain itu, pola hidup sehat tetap menjadi kunci. Jaga pola makan, batasi makanan tinggi purin, dan banyak minum air putih agar kadar asam urat lebih terkontrol.
Jika gejala nyeri sendi tidak juga membaik, segera periksakan diri ke tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: