5 Menu Sarapan yang Dikira Sehat Padahal Membahayakan Jantung, Nomor 3 Sering Dikonsumsi Orang Indonesia!
Ilustrasi sarapan-Unsplah/ Ali Inay-
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Tahukah kamu, penyakit jantung masih jadi penyebab kematian nomor satu di dunia? Salah satu pemicunya justru datang dari hal yang sering disepelekan, yaitu sarapan.
Makanan praktis yang sering jadi andalan ternyata mengandung lemak jenuh, gula, dan garam berlebihan yang bisa melemahkan fungsi jantung.
Padahal, dengan sedikit perubahan pada menu sarapan, kita bisa menjaga jantung tetap kuat sekaligus punya energi maksimal untuk beraktivitas seharian.
Yuk, cek menu apa saja yang sebaiknya mulai dikurangi atau dihindari.
1. Muffin dan Kue Manis
Sarapan dengan muffin, cake, atau kue kering mungkin terdengar menyenangkan, apalagi ditemani secangkir kopi.
Tapi hati-hati, makanan ini biasanya tinggi gula dan trigliserida. Kadar trigliserida yang berlebihan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.
BACA JUGA:10 Rekomendasi Olahraga yang Aman Pasca Serangan Jantung, Saatnya Kembali Bergerak
Selain itu, bahan utama seperti tepung terigu olahan membuat gula darah cepat naik lalu turun lagi, sehingga tubuh gampang merasa lapar. Akhirnya, porsi makan bisa jadi berlebihan sepanjang hari.
2. Daging Olahan
Sosis, bacon, hingga nugget kerap jadi pilihan sarapan cepat untuk pekerja kantoran. Sayangnya, kelompok makanan ini termasuk daging olahan yang mengandung lemak jenuh, garam, dan kalori tinggi.
Konsumsi terlalu sering bisa menambah beban kerja jantung dan memicu masalah kesehatan serius. Lebih baik pilih sumber protein yang lebih sehat, seperti telur rebus atau ikan.
3. Nasi Putih dan Karbohidrat Olahan
Nasi putih, roti tawar, hingga pasta dari tepung olahan memang bikin kenyang cepat. Tapi sayangnya, kandungan serat, vitamin, dan mineralnya sangat minim.
Tubuh juga akan lebih mudah menyimpannya dalam bentuk lemak, terutama di area perut.
BACA JUGA:Apa Itu Golden Hour Pada Serangan Jantung? Hidupmu Bisa Ditentukan dalam 60 Menit
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: