Waspadai Bahaya Kue Lebaran Bagi Kesehatan

Waspadai Bahaya Kue Lebaran Bagi Kesehatan

Kue lebaran bikinan sendiri--

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Hidangan dan kue Lebaran bakal menghiasi setiap rumah pada momen Idulfitri.

Berbagai jenis makanan khas, mulai dari opor, rendang, hingga kue-kue kering yang serba manis tak bisa dihindari.

Hal ini wajib diwaspadai jika kalap menyantap makanan yang kurang baik bagi kesehatan setelah selama sebulan penuh berpuasa dan menahan makan.

Dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB University dr Naufal Muharam Nurdin, SKed, MSi menegaskan pentingnya menjaga pola makan yang baik tetap mesti dilakukan meski tidak mudah.

BACA JUGA:Arus Balik ke Jakarta Padati Cipali, Tetap Waspada Lalu Lintas

“Menjaga pola makan ketika Lebaran merupakan hal yang agak sulit. Kita perlu menjaga tetapi tidak perlu terlalu ketat karena Lebaran merupakan hari bahagia. Kita dapat menikmati makanan yang tersedia, tapi perlu diingat porsi dan jangka waktunya,” ucap Naufal, dikutip 3 Maret 2025.

Mengingat tradisi bersilaturahmi selalu ditemani dengan kue-kue kering serta makanan utama.

Bahkan, ia mengungkapkan bahwa asupan kalori kue lebaran lebih besar dibanding makanan berat.

“Biasanya, kalori terbesar bukan berasal dari makanan utama, melainkan dari camilan dan kue-kue Lebaran,” ujarnya.

Naufal lantas mengingatkan potensi peningkatan kejadian stroke biasanya setelah Lebaran.

Hal ini terjadi akibat ketidakmampuan dalam menjaga konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak.

BACA JUGA:Kabar Gembira! Jasa Marga Berikan Diskon 20 Persen untuk Arus Balik Lebaran 2025, Mulai Berlaku Hari Ini

“Hindari camilan dan kue-kue. Jika penasaran, boleh mencicipi, tapi jangan terlalu banyak,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia mengingatkan untuk memperhatikan jumlah konsumsi kue-kue lebaran dan makanan berat yang disajikan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait